Aksi Jual Emas Berlanjut
JAKARTA, investor.id - Aksi jual emas oleh bank sentral kembali terjadi, kali ini bank sentral Venezuela dengan penjualan sekitar 6 ton belum lama ini.
Dikutip dari Mining, Rabu (3/3/2026), penjualan emas oleh bank sentral Venezuela terjadi saat negara tersebut kekurangan pasokan dolar AS akibat pembatasan ekspor minyak.
Baca Juga:
Aksi Jual Emas Bisa Terus MeluasPenjualan emas itu terungkap dalam laporan keuangan bank sentral Venezuela yang dipublikasikan di situs web lembaga tersebut. Penjualan tersebut sebagian besar dilakukan pada Desember 2025, menurut perkiraan konsultan yang berbasis di Caracas, Sintesis Financiera.
Pemerintahan Donald Trump telah meningkatkan pembatasan ekspor minyak Venezuela tahun lalu, sebelum menyita kapal tanker minyak pertama pada 10 Desember.
Embargo tersebut mengeringkan pasokan dolar AS ke Venezuela menyebabkan kesenjangan antara nilai tukar resmi dan paralel mencapai rekor tertinggi dan mengancam kembalinya hiperinflasi.
Terlepas dari penjualan cadangan emasnya, nilai total cadangan aset bank Venezuela tumbuh 30% dalam dolar pada 2025 lalu, sebagian besar karena lonjakan harga emas dunia.
Cadangan bank sentral adalah salah satu dari sedikit data yang secara teratur dipublikasikan oleh otoritas Venezuela.
Indikator utama seperti indeks harga konsumen belum dirilis selama bertahun-tahun, sementara angka pertumbuhan ekonomi tidak teratur dan tidak lengkap.
Baca Juga:
Ada Aksi Jual Emas Bernilai BesarDalam 12 tahun terakhir, cadangan emas Venezuela telah menurun lebih dari 80%, menurut data yang dikumpulkan oleh Sintesis Financiera, karena pemerintahan otoriter Nicolas Maduro bergulat dengan krisis ekonomi yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Editor: Natasha Khairunisa
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






