Jumat, 15 Mei 2026

Harga Batu Bara Anjlok, Pengiriman Global Merosot

Penulis : Indah Handayani
14 Mar 2026 | 08:05 WIB
BAGIKAN
ilustrasi batu bara (Foto: Bayan)
ilustrasi batu bara (Foto: Bayan)

JAKARTA, investor.idHarga batu bara anjlok pada Jumat (13/3/2026), seiring turunnya pengapalan batu bara global. Penurunan ekspor dari pemasok utama di kawasan Pasifik, terutama Australia dan Indonesia, turut menekan pergerakan harga komoditas energi tersebut.

Harga batu bara Newcastle untuk Maret 2026 turun US$ 0,2 ke level US$ 134,8 per ton. Sedangkan April 2026 anjlok US$ 1,45 menjadi US$ 137,3 per ton. Sementara itu, Mei 2026 jatuh US$ 1,4 menjadi US$ 138,1 per ton.

Sementara itu, harga batu bara Rotterdam untuk Maret 2026 terkoreksi US$ 1,75 menjadi US$ 122,5. Sedangkan, April 2026 jatuh US$ 2,85 menjadi US$ 124,65. Sedangkan pada Mei 2026 terpangkas US$ 2,75 menjadi US$ 125,75.

Dikutip dari BigMint, pengiriman batu bara global melalui jalur laut turun 13,5% secara mingguan menjadi 15,4 juta ton pada pekan yang berakhir 6 Maret 2026. Penurunan ini terutama disebabkan oleh melemahnya ekspor dari pemasok utama di kawasan Pasifik, yakni Australia dan Indonesia.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, kinerja eksportir di kawasan Atlantik menunjukkan hasil yang beragam. Kenaikan ekspor dari Amerika Serikat, Afrika Selatan, dan Kolombia sebagian mampu menutup penurunan tajam pengiriman dari Kanada.

Pelaku pasar memperkirakan arus ekspor batu bara global dalam jangka pendek masih akan bergerak beragam. Pengiriman dari kawasan Pasifik diperkirakan stabil seiring permintaan Asia yang relatif tetap, meski risiko geopolitik dan strategi pembelian yang lebih hati-hati dapat membatasi pemulihan lebih kuat.

Sementara itu, ekspor dari kawasan Atlantik diperkirakan tetap tidak merata, dipengaruhi oleh ketersediaan kapal, kinerja logistik di pelabuhan utama, serta perubahan permintaan dari negara pengimpor utama.

Produksi Batu bara India

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 1 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 1 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 2 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 2 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 3 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 3 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia