Sabtu, 4 April 2026

Saham Murah AADI & ADRO Diburu, Harga Bisa Naik Tinggi

Penulis : Jauhari Mahardhika
15 Mar 2026 | 09:44 WIB
BAGIKAN
PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI). (Istimewa)
PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI). (Istimewa)

JAKARTA, investor.id – Saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) dan PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) diburu investor asing dalam sepekan terakhir. Saham AADI dan ADRO yang harganya sedang murah juga masuk radar untuk perdagangan Senin (16/3/2026).

KB Valbury Sekuritas membeberkan analisisnya guna mengoptimalkan cuan saham AADI dan ADRO, bila pemodal hendak trading pada perdagangan Senin (16/3/2026).

KB Valbury Sekuritas merekomendasikan trading buy saham AADI. Target harga harian sebesar Rp 10.525. Pemodal bisa masuk di kisaran harga Rp 10.225-10.375 (entry price).

Advertisement

Secara teknikal, level resistance (batas atas) saham AADI berada di Rp 10.525, sedangkan level support (batas bawah) di Rp 10.225.

“Waspada jika harga menembus Rp 10.225. Stop loss di level Rp 9.925,” tulis KB Valbury Sekuritas dalam ulasannya, yang dikutip pada Minggu (15/3/2026).

Sementara itu, untuk saham ADRO, KB Valbury Sekuritas merekomendasikan buy on weakness dengan target harga harian Rp 2.520. Pemodal bisa masuk di kisaran harga Rp 2.450-2.480.

Adapun level resistance saham ADRO di Rp 2.520, sedangkan level support di Rp 2.450. Jika harga menembus Rp 2.450, pemodal mesti waspada. Stop loss di level Rp 2.380.

Saat ini, harga saham AADI dan ADRO masih murah dan memiliki return on equity (ROE) yang baik. Berdasarkan data di Stockbit Sekuritas, yang diakses pada Minggu (15/3/2026), rasio PE saham AADI saat ini (trailing twelve months/TTM) tergolong murah sebesar 6,45 kali. Sedangkan saham ADRO mencapai 9,8 kali.

Diburu Asing, Target Harga Tinggi 

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 3 menit yang lalu

Pengadaan Mobil Kopdes Perlu Berbasis Data 

Pemerintah perlu membuat peta jalan yang terukur dan berbasis data, dalam memenuhi kebutuhan mobil operasional Kopdes Merah Putih
InveStory 14 menit yang lalu

Ketika Asuransi Harus Berpikir Seperti Bisnis Ritel

Makin banyak masyarakat dan pelaku usaha kecil terlindungi, makin kuat pula fondasi ekonomi nasional.
International 23 menit yang lalu

Warren Buffett Beri Peringatan Keras Sistem Perbankan Global Sedang Rapuh

Warren Buffett peringatkan kerapuhan sistem perbankan global. Berkshire Hathaway timbun kas US$ 373 miliar saat risiko properti meningkat.
National 60 menit yang lalu

Sebar Qurban 2026 Targetkan Ratusan Ribu Penerima

Selain nilai spiritual, kegiatan kurban dapat berkontribusi terhadap ketahanan pangan serta mendukung perputaran ekonomi masyarakat.
Business 1 jam yang lalu

Hemat Energi 40%, Industri Tekstil Mulai Adopsi Truk Listrik

Penggunaan kendaraan listrik menjadi langkah strategis dalam merespons tantangan pasokan BBM di tengah dinamika geopolitik global.
International 2 jam yang lalu

WHO Kecam Serangan ke Fasilitas Kesehatan di Iran

WHO kecam serangan AS & Israel ke fasilitas kesehatan Iran. 4 juta orang mengungsi, risiko wabah penyakit kian mengancam Timur Tengah.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia