Jumat, 15 Mei 2026

Resmi Pimpin OJK, Friderica: Pemulihan Kepercayaan Investor Jadi Prioritas

Penulis : Akmalal Hamdhi
25 Mar 2026 | 19:11 WIB
BAGIKAN
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode 2026-2031 yang baru saja dilantik, Friderica Widyasari Dewi (tengah), saat menyampaikan keterangan pers di Gedung Mahkamah Agung (MA), Rabu (25/3/2026). (B-Universe Photo/Akmalal Hamdhi)
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode 2026-2031 yang baru saja dilantik, Friderica Widyasari Dewi (tengah), saat menyampaikan keterangan pers di Gedung Mahkamah Agung (MA), Rabu (25/3/2026). (B-Universe Photo/Akmalal Hamdhi)

JAKARTA, investor.id – Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode 2026–2031 yang baru saja dilantik, Friderica Widyasari Dewi, menegaskan komitmennya untuk memulihkan kepercayaan investor di pasar saham Indonesia. Hal ini menjadi agenda utama menyusul sorotan global terkait isu transparansi di pasar modal domestik.

Usai prosesi pelantikan di Gedung Mahkamah Agung (MA), Rabu (25/3/2026), perempuan yang akrab disapa Kiki ini menyatakan bahwa penguatan kepercayaan publik akan berdampak luas pada stabilitas seluruh sektor jasa keuangan.

“Ini tetap menjadi agenda prioritas kita untuk menjaga dan memulihkan kepercayaan publik, terutama dari sisi pasar modal serta sektor lain,” ujar Kiki kepada awak media.

ADVERTISEMENT

Guna mendorong kredibilitas pasar, OJK telah menyiapkan sejumlah langkah konkret. Salah satu kebijakan krusial yang tengah didorong adalah peningkatan porsi saham beredar di publik (free float) menjadi minimal 15% untuk meningkatkan likuiditas pasar.

Dari sisi keterbukaan informasi, OJK mulai membuka data kepemilikan saham di atas 1% sejak akhir Februari 2026. Selain itu, regulator tengah mengembangkan kebijakan terkait pemilik manfaat akhir (ultimate beneficial owner/UBO) dan memperluas granularitas data investor di Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dari 9 menjadi 28 subkategori.

“Data-data itu bisa memberi gambar yang lebih jelas kepada investor, kepada kita semua yang ingin masuk ke saham tertentu,” imbuh Kiki.

Upaya penguatan ini juga menjadi jawaban atas evaluasi Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang sebelumnya menyoroti isu transparansi di bursa domestik. Kondisi tersebut sempat memicu volatilitas tinggi hingga memicu penghentian sementara perdagangan (trading halt).

Selain fokus pada pasar modal, jajaran baru Dewan Komisioner OJK menyatakan komitmennya untuk menjaga stabilitas sistem keuangan nasional melalui pengawasan dan perizinan terintegrasi. Penegakan hukum dan perlindungan konsumen juga tetap menjadi pilar utama dalam menjalankan mandat lima tahun ke depan.

“Kami yakin dengan kerja sama yang solid antar anggota Dewan Komisioner OJK, kita insya Allah bisa membawa sektor jasa keuangan kita untuk semakin maju ke depan,” pungkas Kiki.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 2 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia