Minggu, 21 Juni 2026

Rupiah Sulit Balik Arah

Penulis : Natasha Khairunisa
6 Apr 2026 | 17:30 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi mata uang dolar AS dan rupiah. (Foto: B-Universe/ Joanito De Saojoao)
Ilustrasi mata uang dolar AS dan rupiah. (Foto: B-Universe/ Joanito De Saojoao)

JAKARTA, investor.id - Nilai tukar rupiah (IDR) diprediksi kembali melemah pada Selasa, 7 April 2026.

Pada perdagangan sore ini, kurs rupiah ditutup melemah 55 poin terhadap dolar AS (USD), setelah sebelumnya sempat melemah 70 poin di level Rp 17.035 dari penutupan sebelumnya di level Rp 16.980. 

"Sedangkan untuk perdagangan besok, mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah direntang  Rp 17.030 - Rp 17.080," ungkap Direktur PT. Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi dalam keterangannya, Senin (6/4/2026).

ADVERTISEMENT

"Investor fokus pada tenggat waktu Presiden Donald Trump bagi Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz," katanya.

Rupiah juga diprediksi kembali melemah imbas sentimen yang meningkat tentang inflasi, seiring berlanjutnya lonjakan harga minyak dunia. 

"Meningkatnya kembali harga minyak mentah juga memperkuat kekhawatiran inflasi bagi pasar keuangan, dengan biaya energi yang lebih tinggi diperkirakan akan menekan sektor transportasi, manufaktur, dan konsumen secara global jika Selat tetap diblokir," Ibrahim menyoroti.

Dari sisi internal, rupiah diprediksi sulit keluar zona merah menyusul rilis defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada Maret 2026 yang telah mencapai Rp 240,1 triliun atau 0,93% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Angka defisit ini lebih besar dibanding realisasi pada periode yang sama tahun lalu, yakni hanya Rp99,8 triliun atau 0,41% terhadap PDB. 

Editor: Natasha Khairunisa

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 30 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Minggu (21/6/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 1 jam yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 2 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 8 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 8 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia