Brigit Biofarmaka (OBAT) Tebar Dividen Rp 5,1 Miliar di Tengah Ekspansi Agresif
SOLO, investor.id – PT Brigit Biofarmaka Teknologi Tbk (OBAT) membagikan dividen tunai sebesar Rp 5,13 miliar kepada pemegang saham meski perseroan tengah menjalankan ekspansi bisnis secara agresif.
Keputusan tersebut disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar di Harris Hotel & Conventions Solo, pada 11 Mei 2026.
Perseroan menetapkan pembagian dividen sebesar 20% dari laba bersih tahun buku 2025. Nilai dividen tercatat Rp 7,548 per saham dengan total saham beredar sebanyak 680,37 juta lembar.
Direktur Utama Brigit Biofarmaka Teknologi (OBAT) Is Heriyanto mengatakan, langkah ekspansi dan penguatan market share menjadi fondasi penting untuk mendorong pertumbuhan jangka panjang perseroan.
“Strategi ekspansi dan penguatan market share yang dilakukan saat ini merupakan fondasi penting untuk mendorong pertumbuhan jangka panjang dan meningkatkan nilai perseroan di masa mendatang,” ujar dia dalam keterangan pers, Rabu (13/5/2026).
Di tengah pembagian dividen, perseroan tetap melanjutkan ekspansi besar-besaran untuk memperkuat kapasitas produksi dan memperluas pasar nasional.
Ekspansi tersebut meliputi pembangunan pabrik suplemen softgel, pabrik suplemen tablet, pabrik kosmetik full aspek, fasilitas laboratorium, hingga kantor marketing dan pengembangan bisnis.
Bisnis Herbal
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler





