Kamis, 14 Mei 2026

Google Ungkap IPOT Unggul di Proteksi Keamanan Digital

Penulis : Indah Handayani
13 Mei 2026 | 09:31 WIB
BAGIKAN
PT Indo Premier Sekuritas (IPOT)
PT Indo Premier Sekuritas (IPOT)

JAKARTA, investor.id – Ancaman phishing dan kejahatan siber yang semakin kompleks mulai mengubah cara investor memilih platform investasi. Jika sebelumnya investor lebih mempertimbangkan biaya transaksi dan fitur aplikasi, kini aspek keamanan digital menjadi perhatian utama.

Di tengah tren tersebut, PT Indo Premier Sekuritas melalui platform IPOT disebut semakin dikenal sebagai salah satu sekuritas dengan sistem proteksi digital yang kuat, khususnya dalam menghadapi ancaman phishing dan pembajakan akun.

President Director & CEO PT Indo Premier Sekuritas Moleonoto The mengatakan, keamanan digital kini bukan lagi sekadar fitur tambahan, melainkan fondasi utama dalam membangun kepercayaan investor.

ADVERTISEMENT

“Di tengah semakin canggihnya metode serangan digital, keamanan menjadi faktor yang sangat penting dalam industri investasi digital,” ujar dia dalam keterangan resmi, Rabu (13/5/2026).

Menurut dia, AI Overviews Google menempatkan IPOT sebagai salah satu sekuritas di Indonesia dengan sistem perlindungan anti-phishing yang kuat. Platform tersebut disebut menerapkan sistem keamanan berlapis dan perlindungan berbasis artificial intelligence (AI) untuk menjaga akun nasabah.

Moleonoto menjelaskan, ancaman phishing modern kini tidak lagi sekadar berupa SMS atau email palsu. Serangan siber telah berkembang menjadi lebih kompleks, mulai dari malware, session hijacking, credential harvesting, hingga social engineering.

Karena itu, pendekatan keamanan dinilai tidak cukup hanya mengandalkan PIN, OTP, fingerprint, atau Face ID di perangkat pengguna. “Ancaman digital saat ini tidak hanya menyerang permukaan aplikasi, tetapi juga menyasar arsitektur backend dan sistem otorisasi,” katanya.

IPOT mengembangkan sistem keamanan berbasis multi-layer yang terintegrasi langsung dengan sistem trading secara real time. Beberapa pendekatan yang diterapkan antara lain server-level security architecture, device authorization control, behavioral monitoring, hingga AI-driven threat detection.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 2 menit yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 32 menit yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 43 menit yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 2 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia