Kamis, 14 Mei 2026

Saham RAJA Ngacir, Ada Aksi Ini

Penulis : Erta Darwati
13 Mei 2026 | 11:12 WIB
BAGIKAN
Salah satu fasilitas milik PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) - emiten Happy Hapsoro, suami Puan Maharani. (Foto: RAJA)
Salah satu fasilitas milik PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) - emiten Happy Hapsoro, suami Puan Maharani. (Foto: RAJA)

JAKARTA, investor.id - Emiten afiliasi Happy Hapsoro, PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) terpantau melejit 7,43% pada sesi I perdagangan, Rabu (13/5/2026).

Penguatan saham PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) ini sejalan dengan aksi perseroan yang baru saja mengumumkan rencana pemecahan nilai nominal saham (stock split) dengan rasio 1:5.

Adapun stock split ini dilakukan perseroan dalam rangka untuk meningkatkan likuiditas perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI).

ADVERTISEMENT

RAJA akan melakukan pemecahan nilai nominal saham dari Rp 25 menjadi Rp 5 per saham, sehingga jumlah saham yang ditempatkan dan disetor penuh meningkat dari 4,2 miliar saham menjadi 21,1 miliar saham.

Manajemen RAJA mengungkapkan, rencana stock split tersebut perlu meminta restu dari para pemegang saham. Perseroan telah menjadwalkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 23 Juni 2026. 

Pemecahan saham ini juga dilakukan dengan mempertimbangkan bahwa harga saham RAJA saat ini telah berada pada level yang relatif tinggi, yaitu sebesar Rp 4.170 per saham, berdasarkan harga penutupan per 12
Mei 2026.

"Hal ini mengakibatkan nilai investasi minimum untuk satu lot saham perseroan menjadi kurang terjangkau bagi sebagian investor," katanya.

Selain untuk meningkatkan likuiditas perdagangan saham perseroan, stock split juga dilakukan perseroan untuk meningkatkan keterjangkauan harga saham bagi investor.

Selain itu, juga memperluas basis pemegang saham perseroan, mendukung terciptanya perdagangan saham yang lebih teratur, wajar, dan efisien, serta memberikan nilai tambah bagi pemegang saham.

Editor: Erta Darwati

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 3 menit yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 33 menit yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 44 menit yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 2 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia