Kamis, 14 Mei 2026

Sentimen MSCI dan Inflasi AS Jadi Biang Kerok IHSG Rontok

Penulis : Indah Handayani
13 Mei 2026 | 12:51 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi IHSG di galeri Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Foto: Investor Daily/David Gita Roza)
Ilustrasi IHSG di galeri Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Foto: Investor Daily/David Gita Roza)

Dari domestik, Pilarmas menambahkan, tekanan terhadap IHSG hari ini juga dipicu sentimen negatif pasca pengumuman rebalancing MSCI periode Mei 2026.

“Pasar merespons negatif penurunan bobot saham Indonesia di indeks MSCI Emerging Markets yang memicu kekhawatiran arus keluar modal asing dari pasar keuangan domestik,” papar Pilarmas.

Selain itu, pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS turut menjadi sentimen tambahan. Investor khawatir depresiasi rupiah dapat membebani anggaran negara melalui kenaikan subsidi energi dan memperbesar risiko fiskal pemerintah.

ADVERTISEMENT

Pada sesi pertama perdagangan, saham-saham yang mencatat penguatan terbesar antara lain PT Mitra Energi Persada Tbk (KOPI), PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI), PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI), PT Saraswati Indoland Development Tbk (SWID), dan PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR).

Sementara saham yang mengalami penurunan terdalam di antaranya PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN), PT Asuransi Digital Bersama Tbk (YOII), PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), PT Mitra Energi Persada Tbk (MORA), dan PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk (SIPD).

Pilarmas merekomendasiksn saham RAJA untuk perdagangan di sesi II. “Kami merekomendasikan RAJA buy dengan support dan resistance 4.170 – 4.710,” tutup Pilarmas.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 14 menit yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 24 menit yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Macroeconomy 25 menit yang lalu

Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026

DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.
Business 36 menit yang lalu

Dialog Lintas Sektor Diperlukan dalam Merumuskan Kebijakan terkait Tembakau

Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat atau P3M, KH. Sarmidi Husna, MA mengatakan, kebijakan terkait produk tembakau tidak dapat dilihat hanya dari perspektif kesehatan semata.
Macroeconomy 59 menit yang lalu

Purbaya: Tak Ada Tax Amnesty Lagi Kecuali Perintah Presiden

Menkeu Purbaya menegaskan tak akan ada tax amnesty lagi selama dirinya menjabat, kecuali atas perintah Presiden.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Rupiah Melorot, Ekspor Dapat Momentum

Peningkatan ekspor nasional justru perlu terus dilakukan karena daya saing meningkat di tengah pelemahan rupiah.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia