Kamis, 14 Mei 2026

Wall Street Cetak Rekor! Saham AI Jadi Motor Utama

Penulis : Indah Handayani
14 Mei 2026 | 04:36 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi Wall Street
Sumber; AP Photo/Richard Drew
Ilustrasi Wall Street Sumber; AP Photo/Richard Drew

NEW YORK, investor.id – Indeks-indeks saham Wall Street mayoritas mencetak rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) pada perdagangan Rabu (13/5/2026). Penguatan itu didorong lonjakan saham teknologi dan antusiasme investor terhadap sektor kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

Dikutip dari CNBC internasional, penguatan itu terjadi di saat tekanan inflasi Amerika Serikat (AS) kembali memanas akibat perang Iran.

Indeks S&P 500 naik 0,58% ke level 7.444,25 dan mencetak rekor ATH penutupan baru. Nasdaq yang sarat saham teknologi melonjak 1,2% menjadi 26.402,34, juga mencatat rekor ATH baru. Sebaliknya, Dow Jones Industrial Average justru turun 67,36 poin (0,14%) ke level 49.693,20.

ADVERTISEMENT

Saham teknologi menjadi motor utama penguatan pasar di tengah kekhawatiran lonjakan harga energi akibat perang Iran yang menekan sektor lain seperti ritel dan perbankan.

Saham NVIDIA melonjak lebih dari 2%, sedangkan Micron Technology melesat lebih dari 4%. ETF semikonduktor VanEck Semiconductor ETF (SMH) juga naik 2%.

Namun, data FactSet menunjukkan sekitar dua pertiga saham di indeks S&P 500 justru ditutup melemah. Saham ritel seperti Home Depot serta saham perbankan seperti JPMorgan Chase ikut tertekan.

Strategist investasi Baird Ross Mayfield mengatakan, investor kini melihat sektor chip dan AI memiliki pertumbuhan yang sangat kuat sehingga mampu mengabaikan tekanan ekonomi jangka pendek.

“Investor merasa sektor AI tetap akan tumbuh apa pun yang terjadi, sehingga saham teknologi menjadi tempat berlindung di tengah gejolak global dan lonjakan harga minyak,” ujar Mayfield.

Spekulasi Nvidia

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 27 menit yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 36 menit yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Macroeconomy 38 menit yang lalu

Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026

DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.
Business 49 menit yang lalu

Dialog Lintas Sektor Diperlukan dalam Merumuskan Kebijakan terkait Tembakau

Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat atau P3M, KH. Sarmidi Husna, MA mengatakan, kebijakan terkait produk tembakau tidak dapat dilihat hanya dari perspektif kesehatan semata.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Purbaya: Tak Ada Tax Amnesty Lagi Kecuali Perintah Presiden

Menkeu Purbaya menegaskan tak akan ada tax amnesty lagi selama dirinya menjabat, kecuali atas perintah Presiden.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Rupiah Melorot, Ekspor Dapat Momentum

Peningkatan ekspor nasional justru perlu terus dilakukan karena daya saing meningkat di tengah pelemahan rupiah.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia