Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Kamis 14 Mei 2026, Cek Rinciannya
JAKARTA, investor.id – Harga emas perhiasan terpantau stabil di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas pada Kamis pagi, 14 Mei 2026.
Pergerakan harga emas perhiasan dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk permintaan dari industri perhiasan global, fluktuasi nilai tukar mata uang, serta kebijakan bank sentral dalam mengelola cadangan emas.
Baca Juga:
Heboh Diskon Harga EmasDengan tren yang terus bergerak dinamis, calon pembeli maupun investor emas perhiasan disarankan untuk terus memantau harga agar bisa mengambil keputusan terbaik, baik untuk membeli maupun menjual emas.
Berikut adalah daftar harga emas perhiasan berdasarkan data dari Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai kadar karat pada Kamis (14/5/2026):
Raja Emas Indonesia
- Harga emas perhiasan 24 Karat per gram : Rp 2.315.000 (Stabil)
- Harga emas perhiasan 23 Karat per gram : Rp 2.165.000 (Stabil)
- Harga emas perhiasan 22 Karat per gram : Rp 2.070.000 (Stabil)
- Harga emas perhiasan 21 Karat per gram : Rp 1.978.000 (Stabil)
- Harga emas perhiasan 20 Karat per gram : Rp 1.883.000 (Stabil)
- Harga emas perhiasan 19 Karat per gram : Rp 1.788.000 (Stabil)
- Harga emas perhiasan 18 Karat per gram : Rp 1.695.000 (Stabil)
- Harga emas perhiasan 17 Karat per gram : Rp 1.600.000 (Stabil)
- Harga emas perhiasan 16 Karat per gram : Rp 1.506.000 (Stabil)
- Harga emas perhiasan 15 Karat per gram : Rp 1.413.000 (Stabil)
- Harga emas perhiasan 14 Karat per gram : Rp 1.318.000 (Stabil)
- Harga emas perhiasan 13 Karat per gram : Rp 1.224.000 (Stabil)
- Harga emas perhiasan 12 Karat per gram : Rp 1.131.000 (Stabil)
Hartadinata Abadi
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI
Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban
Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026
DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.Dialog Lintas Sektor Diperlukan dalam Merumuskan Kebijakan terkait Tembakau
Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat atau P3M, KH. Sarmidi Husna, MA mengatakan, kebijakan terkait produk tembakau tidak dapat dilihat hanya dari perspektif kesehatan semata.Purbaya: Tak Ada Tax Amnesty Lagi Kecuali Perintah Presiden
Menkeu Purbaya menegaskan tak akan ada tax amnesty lagi selama dirinya menjabat, kecuali atas perintah Presiden.Rupiah Melorot, Ekspor Dapat Momentum
Peningkatan ekspor nasional justru perlu terus dilakukan karena daya saing meningkat di tengah pelemahan rupiah.Tag Terpopuler
Terpopuler






