World Gold Council Sebut Emas Jadi Aset Strategis RI
JAKARTA, investor.id – Harga emas dinilai semakin menarik sebagai aset investasi strategis di Indonesia pada 2026. Di tengah ancaman inflasi, tekanan pasar saham, hingga risiko pelemahan rupiah, emas disebut mampu menjadi pelindung nilai paling kuat bagi investor.
Hal itu terungkap dalam laporan terbaru World Gold Council (WGC) berjudul A Strategic Case for Gold for Indonesia yang disusun oleh Kepala Riset Senior APAC WGC, Marissa Salim.
Laporan tersebut menyebut lanskap investasi Indonesia pada 2026 semakin penuh tekanan akibat lonjakan inflasi global, konflik Timur Tengah, pelebaran defisit fiskal, hingga ancaman penurunan status pasar modal Indonesia oleh MSCI.
World Gold Council memproyeksikan inflasi Indonesia meningkat dari 2% pada 2025 menjadi 3,4% pada tahun ini akibat kenaikan harga energi global dan tekanan fiskal domestik.
Di tengah kondisi tersebut, emas justru tampil sebagai aset dengan performa paling menonjol. Pada 2025 hingga kuartal I-2026, harga emas dalam denominasi rupiah tercatat mengungguli sebagian besar instrumen investasi lain, termasuk saham dan obligasi domestik.
Baca Juga:
Heboh Diskon Harga Emas“Selama berbagai periode krisis, emas secara konsisten menjadi aset pelindung nilai terbaik bagi investor Indonesia,” tulis World Gold Council dalam laporannya.
World Gold Council menyoroti bagaimana emas berhasil menjaga daya beli masyarakat Indonesia saat Krisis Finansial Asia 1997-1998, ketika rupiah sempat anjlok hingga 80%.
Prospek Emas Cerah
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






