World Gold Council Sebut Emas Jadi Aset Strategis RI
Menurut laporan tersebut, pola serupa terus berulang setiap kali terjadi tekanan pasar dan pelemahan rupiah. Bahkan saat krisis global 2008, pandemi Covid-19, hingga gejolak suku bunga The Fed, emas dalam rupiah tetap mampu mengungguli pasar saham domestik.
Selain berfungsi sebagai safe haven, emas juga disebut mampu memberikan imbal hasil jangka panjang yang stabil. Dalam 20 tahun terakhir, emas menghasilkan rata-rata imbal hasil sekitar 15% per tahun dalam denominasi rupiah.
World Gold Council juga menilai penambahan alokasi emas dalam portofolio investasi dapat meningkatkan risk-adjusted return sekaligus menurunkan volatilitas investasi. Bahkan alokasi emas sebesar 2,5%-10% dinilai mampu memperkuat kualitas portofolio investor domestik.
Momentum positif emas di Indonesia juga didukung langkah regulator. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) disebut telah membuka jalan bagi peluncuran ETF emas fisik pertama di Indonesia pada pertengahan 2026.
Melalui regulasi POJK 5/2023 dan POJK 2/2026, emas kini mulai diizinkan menjadi bagian dari aset investasi institusi seperti perusahaan asuransi dan reksa dana.
World Gold Council menilai perkembangan tersebut dapat membuka peluang investasi baru sekaligus memperkuat posisi emas sebagai aset strategis bagi Indonesia di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






