Kamis, 14 Mei 2026

Harga Emas Naik, Pasar Deg-Degan Tunggu Trump dan Xi

Penulis : Indah Handayani
14 Mei 2026 | 09:31 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi emas. (Treasury)
Ilustrasi emas. (Treasury)

JAKARTA, investor.idHarga emas dunia naik tipis pada perdagangan Kamis (14/5/2026) pagi, ditopang pelemahan dolar Amerika Serikat (AS) di tengah fokus pelaku pasar terhadap pertemuan penting Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping di Beijing.

Harga emas hari ini terlihat naik 0,03% menjadi US$ 4.690,32 per ons troi saat berita ditulis. Sementara kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Juni malah turun 0,2% ke level US$ 4.697,72 per ons troi.

Dikutip dari Reuters, pertemuan Trump dan Xi Jinping menjadi perhatian utama pasar karena dinilai akan menentukan arah hubungan dagang AS-China, sekaligus membahas berbagai isu strategis global termasuk perang Iran dan stabilitas ekonomi dunia.

ADVERTISEMENT

Di sisi lain, pelemahan dolar AS membuat harga emas yang diperdagangkan dalam denominasi greenback menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya, sehingga meningkatkan daya tarik logam mulia tersebut.

Sentimen inflasi AS juga masih menjadi perhatian pasar. Data terbaru menunjukkan harga produsen AS mencatat lonjakan terbesar dalam empat tahun terakhir akibat kenaikan tajam biaya barang dan jasa di tengah konflik Timur Tengah.

Situasi tersebut memperkuat kekhawatiran bahwa inflasi AS masih sulit dikendalikan, sehingga dapat menghambat peluang pemangkasan suku bunga oleh bank sentral AS atau The Fed.

Ketua The Fed

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 28 menit yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 38 menit yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Macroeconomy 39 menit yang lalu

Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026

DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.
Business 50 menit yang lalu

Dialog Lintas Sektor Diperlukan dalam Merumuskan Kebijakan terkait Tembakau

Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat atau P3M, KH. Sarmidi Husna, MA mengatakan, kebijakan terkait produk tembakau tidak dapat dilihat hanya dari perspektif kesehatan semata.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Purbaya: Tak Ada Tax Amnesty Lagi Kecuali Perintah Presiden

Menkeu Purbaya menegaskan tak akan ada tax amnesty lagi selama dirinya menjabat, kecuali atas perintah Presiden.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Rupiah Melorot, Ekspor Dapat Momentum

Peningkatan ekspor nasional justru perlu terus dilakukan karena daya saing meningkat di tengah pelemahan rupiah.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia