Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Sementara itu, UOB Kay Hian dalam risetnya memprediksi laba bersih Alamtri Resources Indonesia (ADRO) tahun ini melonjak 60% menjadi US$ 719 juta.
Hal tersebut bakal didorong oleh masih tingginya harga batu bara metalurgi dan lonjakan volume penjualan sebanyak 500 ribu ton menjadi 6,8 juta ton, serta beroperasinya smelter aluminium dan kontribusi lebih besar BPI.
Di sisi lain, untuk tahun buku 2025, UOB Kay Hian mencatat bahwa ADRO membagikan dividen 100% dari laba bersih, seiring tertundanya proyek hijau. Jika ini berlanjut, ADRO ditaksir memberikan dividen 80% dari laba bersih dengan yield dividen 12,6%.
Karena itu, UOB Kay Hian merekomendasikan buy saham ADRO. Target harga saham ADRO dipatok sebesar Rp 3.400. Ini mengindikasikan potensi kenaikan harga saham hingga 34,9%.
Adapun market cap ADRO saat riset ini dibuat mencapai US$ 4,2 miliar. Rata-rata nilai transaksi harian saham ADRO dalam tiga bulan terakhir US$ 12,7 juta.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






