Sabtu, 4 April 2026

Moratelindo (MORA) Sepakat Merger dengan MyRepublic

Penulis : M. Ghafur Fadillah
18 Des 2025 | 11:00 WIB
BAGIKAN
Direktur Utama dan CEO MyRepublic Indonesia, Timotius Max Sulaiman (kiri tengah) dan Jimmy Kadir, Direktur Utama dan CEO Moratelindo (kanan tengah), bersama seluruh jajaran Direksi dari kedua perusahaan. Langkah merger strategis antara Moratelindo dan MyRepublic Indonesia menjadi tonggak penting bagi kemajuan layanan industri telekomunikasi Indonesia serta memperkuat ekosistem digital nasional. Foto/MORA
Direktur Utama dan CEO MyRepublic Indonesia, Timotius Max Sulaiman (kiri tengah) dan Jimmy Kadir, Direktur Utama dan CEO Moratelindo (kanan tengah), bersama seluruh jajaran Direksi dari kedua perusahaan. Langkah merger strategis antara Moratelindo dan MyRepublic Indonesia menjadi tonggak penting bagi kemajuan layanan industri telekomunikasi Indonesia serta memperkuat ekosistem digital nasional. Foto/MORA

JAKARTA, investor.id – PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) atau Moratelindo dan PT Eka Mas Republik (MyRepublic Indonesia) resmi menyepakati penggabungan usaha (merger) sebagai langkah strategis mempercepat pemerataan dan penguatan ekosistem digital nasional.

Dalam transaksi ini, Moratelindo akan menjadi entitas yang bertahan dan berganti nama menjadi PT Ekamas Mora Republik Tbk, dengan target penyelesaian pada semester pertama 2026.

Usai merger efektif, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) selaku induk MyRepublic Indonesia akan menjadi pemegang saham pengendali secara tidak langsung di PT Ekamas Mora Republik sebagai entitas hasil penggabungan.

Aksi korporasi tersebut telah memperoleh persetujuan Direksi dan Dewan Komisaris masing-masing perusahaan, serta masih menunggu restu regulator dan pemegang saham.

Wakil Direktur Utama Moratelindo Genta Andhika Putra mengatakan, dalam rangka merger tersebut perseroan akan menerbitkan 24,12 miliar saham baru kepada pemegang saham PT Eka Mas Republik.

Jumlah tersebut setara dengan 50,50% dari total saham setelah merger, sehingga kepemilikan pemegang saham lama MORA akan terdilusi pada porsi yang sama.

“Moratelindo tetap menjadi entitas yang bertahan, sementara MyRepublic Indonesia bergabung ke dalam entitas baru bernama PT Ekamas Mora Republik Tbk,” ujar Genta dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (18/12/2025).

Presiden Direktur Dian Swastatika Sentosa Krisnan Cahya menambahkan, merger ini sejalan dengan agenda transformasi digital nasional.

Menurut dia, penguatan jaringan dan keberlanjutan ekspansi menjadi kunci untuk mendorong ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan.

“Saya percaya, merger ini merupakan langkah strategis untuk mendukung agenda digital Indonesia dalam percepatan dan pemerataan ekosistem digital di tanah air,” jelas Krisnan.

Dari sisi operasional, kedua perusahaan membawa kekuatan jaringan yang saling melengkapi. Hingga September 2025, Moratelindo mengoperasikan lebih dari 57 ribu kilometer jaringan serat optik, enam pusat data berkapasitas 3,3 MW, dengan 16,8 ribu pelanggan enterprise, hampir 1 juta homepass, serta lebih dari 296 ribu pelanggan ritel.

Sedangkan, MyRepublic Indonesia sebagai pemain utama FTTH melayani lebih dari 1,52 juta pelanggan ritel, memiliki jaringan serat optik lebih dari 58 ribu kilometer, dan 8,7 juta homepass, dengan layanan internet hingga 1 Gbps.

Direktur Utama dan CEO Moratelindo Jimmy Kadir menilai, merger tersebut bersifat transformasional karena memperkuat posisi perseroan di industri infrastruktur digital. “Sinergi cakupan jaringan dan kapasitas infrastruktur akan menghadirkan layanan yang lebih stabil, cepat, dan luas, sekaligus mempercepat ekspansi jaringan secara optimal,” ujarnya.

Senada, Direktur Utama dan CEO MyRepublic Indonesia Timotius Max Sulaiman menekankan potensi sinergi finansial melalui efisiensi biaya dan penghindaran duplikasi belanja modal. “Optimalisasi utilisasi aset jaringan dari backbone hingga last mile akan membuka ruang pertumbuhan yang lebih besar dan berkelanjutan,” imbuhnya.

Sebagai bagian dari transaksi, Redpeak Advisers ditunjuk sebagai penasihat keuangan eksklusif. Manajemen memastikan proses integrasi akan dijalankan secara profesional untuk menjaga keberlanjutan layanan bagi pelanggan, karyawan, dan mitra usaha.

Editor: Muawwan Daelami

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 21 menit yang lalu

Komitmen Investasi Rp574 Triliun dari Jepang dan Korsel

Dalam situasi geopolitik yang tidak menentu, Indonesia masih menjadi daya tarik bagi para investor dari Jepang maupun Korsel.
Finance 46 menit yang lalu

Bank Mantap Dukung Taspen Tingkatkan Kualitas Hunian Masyarakat

PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) mendukung langkah PT Taspen (Persero) dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat.
Business 58 menit yang lalu

PLN Icon Plus Cegah Stunting melalui Kolaborasi Posyandu di Srondol Wetan

PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah melaksanakan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) cegah stunting.
Lifestyle 59 menit yang lalu

Vaksinasi Wajib yang Harus Dilengkapi Calon Jamaah Haji

Berdasarkan regulasi terbaru penyelenggaraan haji 2026 dari Kementerian Kesehatan, terdapat vaksin yang wajib dipenuhi oleh calon jamaah haji sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Sabtu 4 April 2026, Cek Rinciannya

Berikut adalah daftar harga emas perhiasan dalam berbagai kadar karat pada Sabtu, 4 April 2026
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: BBCA Diborong Asing hingga Harga Emas Antam (ANTM) Runtuh

Berita populer dalam 24 jam terakhir, mulai dari BBCA diborong asing hingga harga emas Antam (ANTM) runtuh
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia