Sabtu, 4 April 2026

Rongga Mulut Harus Selalu Bersih

Penulis : ah
2 Aug 2015 | 00:14 WIB
BAGIKAN

Kebersihan rongga mulut merupakan hal terpenting dalam menjaga kesehatan. Itu karena rongga mulut merupakan pintu pertama makanan dan minuman yang memberikan asupan gizi pada tubuh.

 

Advertisement

Sayangnya, selama ini masyarakat menganggap kebersihan rongga mulut dapat dijaga hanya dengan menyikat gigi. Padahal, gigi hanyalah 25% dari rongga mulut.

 

Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013 menunjukkan, dari 76,6% masyarakat Indonesia yang menyikat gigi dua kali sehari, hanya 2,3% yang menyikat gigi sesuai rekomendasi, yaitu setelah makan dan sebelum tidur. Bahkan, 72,3%- nya pernah mengalami masalah karies pada gigi.

 

“Sakit gigi adalah penyakit tertinggi ke-6 yang dikeluhkan masyarakat Indonesia,” tutur Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti yang juga Ketua Departemen Hubungan Antar Lembaga dan Luar Negeri Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PB PDGI) Prof Dr Drg Tri Erri Astoeti Mkes di Jakarta, baru-baru ini.

 

Hasil Riskesdas 2013 juga membuktikan, masih sangat sedikit masyarakat yang menyadari pentingnya menggunakan obat kumur setelah menyikat gigit. “Perlu diingat, gigi hanya merupakan 25% dari rongga mulut. Sikat gigi tidak dapat menjangkau seluruh area rongga mulut, terutama area rentan pembentukan plak seperti sela-sela gigi dan gusi,” ujar Tri.

 

Tri menambahkan, plak adalah endapan lunak yang menutupi serta melekat pada permukaan gigi dan terdiri atas aneka ragam bakteri. Untuk menyempurnakan perawatan gigi dan mulut, masyarakat disarakan menggunakan obat kumur dua kali sehari setelah sikat gigi. Menyikat gigi disertai menggunakan obat kumur dapat menyempurnakan usaha perawatan gigi untuk menghindari penumpukan plak.

 

“Kita tidak pernah menyadari bahwa mulut dan gigi merupakan jalan masuk bakteri apa pun ke dalam tubuh. Gusi yang berbentuk mangkok sebagai jaringan penyangga gigi bila terkena radang akan memudahkan kuman masuk ke dalam tubuh,” papar dia.

 

Menurut Tri, kuman yang masuk ke pembuluh darah akan membuat kloting dan menyebabkan penggumpalan darah. “Itu bisa menimbulkan penyakit sistemik, seperti jantung dan stroke,” kata dia. (iin)

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 21 menit yang lalu

Komitmen Investasi Rp574 Triliun dari Jepang dan Korsel

Dalam situasi geopolitik yang tidak menentu, Indonesia masih menjadi daya tarik bagi para investor dari Jepang maupun Korsel.
Finance 46 menit yang lalu

Bank Mantap Dukung Taspen Tingkatkan Kualitas Hunian Masyarakat

PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) mendukung langkah PT Taspen (Persero) dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat.
Business 58 menit yang lalu

PLN Icon Plus Cegah Stunting melalui Kolaborasi Posyandu di Srondol Wetan

PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah melaksanakan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) cegah stunting.
Lifestyle 59 menit yang lalu

Vaksinasi Wajib yang Harus Dilengkapi Calon Jamaah Haji

Berdasarkan regulasi terbaru penyelenggaraan haji 2026 dari Kementerian Kesehatan, terdapat vaksin yang wajib dipenuhi oleh calon jamaah haji sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Sabtu 4 April 2026, Cek Rinciannya

Berikut adalah daftar harga emas perhiasan dalam berbagai kadar karat pada Sabtu, 4 April 2026
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: BBCA Diborong Asing hingga Harga Emas Antam (ANTM) Runtuh

Berita populer dalam 24 jam terakhir, mulai dari BBCA diborong asing hingga harga emas Antam (ANTM) runtuh

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia