Sabtu, 4 April 2026

BKKBN: Oktober 2011, Jumlah Penduduk Dunia 7 Miliar

Penulis : Antara
13 Jul 2011 | 16:41 WIB
BAGIKAN
Investor Daily
Investor Daily

JAKARTA – Indonesia perlu waspada dan mempersiapkan diri menyusun program pengendalian jumlah penduduk. Pasalnya, pada Oktober 2011 nanti jumlah penduduk di seluruh dunia diperkirakan mencapai angka yang fantastis yakni tujuh miliar jiwa.

"Jumlah tersebut tentu sangat fantastis sehingga harus kita waspadai dan persiapkan," kata Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sugiri Syarief pada acara Seminar dan Peluncuran Kampanye "Dunia dengan Tujuh Miliar Penduduk" di Jakarta, Rabu.

Sugiri menjelaskan, berdasarkan sensus 2010 diketahui pertumbuhan penduduk melebihi proyeksi nasional yaitu sebesar 237,6 juta jiwa dengan laju pertumbuhan penduduk (LPP) 1,49 per tahun.

"Dengan laju pertumbuhan penduduk yang tinggi Indonesia ikut menyumbang angka yang besar pada jumlah penduduk dunia secara keseluruhan," katanya.

Padahal, jumlah penduduk dunia yang tinggi bisa menimbulkan banyak masalah negatif jika tidak diantisipasi dengan berbagai program dan kebijakan yang intensif.

Menurut Sugiri, ada sejumlah hal yang harus dilakukan dalam menyikapi tingginya angka penduduk dunia pada tahun 2011 ini. "Yang pertama adalah melakukan upaya untuk menekan laju pertumbuhan penduduk, contohnya dengan revitalisasi program keluarga berencana (KB)," katanya.

Yang kedua adalah menemukan teknologi yang baru untuk mengimbangi laju pertumbuhan penduduk agar mampu mengatasi berbagai kesulitan yang ditimbulkan.

"Teknologi yang paling diharapkan adalah dalam bidang pangan, karena ketersediaan pangan sangat terkait erat dengan jumlah penduduk, jumlah penduduk yang besar bisa menimbulkan tidak tercukupinya kebutuhan pangan masyarakat," katanya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Badan Dana Kependudukan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNFPA) untuk Indonesia, Jose Ferrari mengatakan Indonesia menjadi salah satu contoh bagi dunia dalam menekan laju pertumbuhan penduduk dengan program KB.

Di antaranya selama 30 tahun belakangan, jumlah penduduk Indonesia yang diperkirakan bisa mencapai 335 juta hingga 340 juta penduduk pada 2010 ternyata “hanya” berkisar di angka 234 juta jiwa.

Dengan demikian pihaknya menilai Indonesia telah berhasil menekan angka kelahiran sebesar 100 juta jiwa melalui program KB. (gor/ant)

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Macroeconomy 26 menit yang lalu

Komitmen Investasi Rp574 Triliun dari Jepang dan Korsel

Dalam situasi geopolitik yang tidak menentu, Indonesia masih menjadi daya tarik bagi para investor dari Jepang maupun Korsel.
Finance 51 menit yang lalu

Bank Mantap Dukung Taspen Tingkatkan Kualitas Hunian Masyarakat

PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) mendukung langkah PT Taspen (Persero) dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat.
Business 1 jam yang lalu

PLN Icon Plus Cegah Stunting melalui Kolaborasi Posyandu di Srondol Wetan

PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah melaksanakan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) cegah stunting.
Lifestyle 1 jam yang lalu

Vaksinasi Wajib yang Harus Dilengkapi Calon Jamaah Haji

Berdasarkan regulasi terbaru penyelenggaraan haji 2026 dari Kementerian Kesehatan, terdapat vaksin yang wajib dipenuhi oleh calon jamaah haji sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Sabtu 4 April 2026, Cek Rinciannya

Berikut adalah daftar harga emas perhiasan dalam berbagai kadar karat pada Sabtu, 4 April 2026
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: BBCA Diborong Asing hingga Harga Emas Antam (ANTM) Runtuh

Berita populer dalam 24 jam terakhir, mulai dari BBCA diborong asing hingga harga emas Antam (ANTM) runtuh

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia