Jumat, 15 Mei 2026

Cegah Korupsi, KPK Pastikan Awasi Pembangunan IKN Nusantara

Penulis : Fana Suparman
2 Feb 2022 | 17:03 WIB
BAGIKAN
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri   Foto: BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri Foto: BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao

JAKARTA, investor.id   - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan mengawasi pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya korupsi dalam pembangunan ibu kota baru di Kalimantan Timur tersebut.

"Dalam rangka rencana pembangunan ibu kota negara yang pertama, kami memandang perlu melakukan sinergi koordinasi dan kolaborasi dengan seluruh kelembagaan. Setidaknya ada beberapa kementerian yang turut serta langsung di dalam perencanaan pembangunan IKN itu sendiri," kata Ketua KPK Firli Bahuri di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (2/2/2022).

Firli mengatakan, KPK akan membangun sinergi dengan sejumlah kementerian, Kementerian ATR/BPN, Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian ESDM, Kementerian Perhubungan, Kementerian PUPR, dan Kementerian PPN/ Bappenas.

"Sinergi ini penting untuk membangun komitmen yang sama bahwa dalam semua kegiatan yang berhubungan dengan pembangunan IKN tidak boleh ada regulasi yang rawan korupsi," katanya.

Menurut Firli, pembangunan ibu kota yang merupakan program dari pembangunan nasional diharapkan tidak menjadi celah prakatik korupsi. Potensi korupsi itu bisa dicegah dari mulai penganggaran hingga praktik pengerjaan pembangunan IKN tersebut.

"Di pelaksanaan pembangunan ibu kota negara, KPK mengambil peran sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 19 tahun 2019 adalah melakukan tindakan-tindakan supaya tidak terjadi tindakan korupsi. Jadi kita melakukan tindakan-tindakan pencegahan," tegas Firli.

ADVERTISEMENT

Firli menambahkan, KPK akan mengambil peran pencegahan, koordinasi dengan instansi berwenang, melakukan monitoring dan menyusun rencana aksi lewat Stranas PK.

“KPK juga akan mengembangkan aplikasi JAGA IKN agar masyarakat juga bisa turut mengambil peran,” tegasnya.

Dalam kesempatan ini, Menteri PPN/ Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa mengatakan, KPK sudah masuk dalam kelompok kerja yang ikut mengawasi persiapan, perencanaan dan pembangunan IKN. Keterlibatan KPK, kata Suharso bisa mencegah inefisiensi biaya lahan, dan harga-harga yang berkaitan dengan rencana pembangunan IKN.

“Jadi kami harap KPK melakukan pencegahan dalam setiap tahap pembangunan IKN ini agar tidak ada peluang korupsi,” katanya.  

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia