Jumat, 15 Mei 2026

Jokowi: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tertinggi di G-20

Penulis : Lenny Tristia Tambun
29 Sep 2022 | 14:16 WIB
BAGIKAN
Presiden Joko Widodo.
Presiden Joko Widodo.

JAKARTA, investor.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) merasa bangga melihat pertumbuhan ekonomi Indonesia di Kuartal II-2022 mencapai 5,44 % (year on year/yoy). Angka ini menempatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi tertinggi di kelompok negara-negara G-20.

“Kuartal II kemarin bisa tumbuh 5,44%. Coba dicari negara G-20 yang tumbuh di atas 5%. Kita ini tertinggi loh di G-20,” kata Jokowi saat memberikan sambutan dalam acara United Overseas Bank (UOB) Economic Outlook 2023 di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Kamis (29/9/2022).

Pencapaian ini, diharapkan Jokowi, dapat menimbulkan rasa optimisme untuk menghadapi ketidakpastian ekonomi global. Meski diakuinya, menghadapi permasalahan tersebut adalah sesuatu hal yang tidak mudah.

ADVERTISEMENT

“Saya hanya ingin menumbuhkan optimisme, jangan pesimis. Memang yang kita hadapi bukan barang gampang, bukan barang yang mudah. Tetapi kita harus tetap optimis,” tegas Jokowi.

Menurutnya, yang diperlukan Indonesia untuk bisa menghadapi ketidakpastian ekonomi global, maka diperlukan endurance atau ketahanan dalam jangka panjang. Salah satunya adalah melakukan pengelolaan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) dengan hati-hati, bijaksana, produktif dan harus memunculkan hasil yang jelas.

“Saya selalu sampaikan kepada bu menteri keuangan. Bu, kalau punya uang di APBN kita, di eman-eman. Itu bahasa Inggris di eman-eman, di jaga, hati-hati. Mengeluarkannya harus produktif, harus memunculkan return yang jelas,” ujar Jokowi.

Kehati-hatian dalam pengelolaan APBN harus dilakukan, menurut Jokowi, karena melihat hampir semua negara mengalami pelemahan dalam pertumbuhan ekonominya.

“Terkontraksi ekonominya, tiap hari yang kita dengar krisis energi, minyak, gas, hampir semua negara krisis finansial, pergerakan currency, nilai tukar yang melompat-lompat, baru sehari dua hari karena APBN  di UK berimbas ke semua negara,” jelas Jokowi.

Meski nilai tukar rupiah mengalami pelemahan hingga minus 7, namun Jokowi mengatakan kondisi tersebut masih lebih baik dibandingkan dengan negara-negara lain. Seperti nilai tukar yen Jepang mengalami pelemahan minus 25, Tiongkok minus 13, dan Filipina minus 15.

“Ini yang harus kita syukuri, tetapi perlu kerja keras jangka panjang,” tukas Jokowi.

Kembali ia mengingatkan agar terus berhati-hati terhadap krisis pangan global. Saat ini, sudah tercatat sebanyak 345 juta orang di 82 negara menderita kekurangan pangan akut, bahkan ada 19.700 orang meninggal dunia setiap hari karena kelaparan.

Baca juga:

“Bapak, ibu masih bisa setiap hari ke restoran. Kita semua alhamdulillah, kita patut bersyukur, pangan kita juga masih cukup, memberikan kita makan setiap hari,” ujar Jokowi.

Rasa bangga juga diungkapkan Jokowi, ketika Indonesia mendapatkan pengakuan dari International Rice Research Institute pada Agustus 2022 lalu, terkait ketahanan pangan yang dinilai baik dan telah mampu melakukan swasembada beras.

“Ini yang terus kita jaga. Syukur-syukur kita bisa kelebihan produksi yang banyak. Kenapa kita sekarang ingin membangun food station-food station, selain ingin menjaga ketahanan pangan, kita juga bisa membantu negara lain dalam ketahanan pangan, kita ekspor,” terang Jokowi.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia