KPK: Lukas Enembe Tidak Sakit Keras
JAKARTA, investor.id – Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK menegaskan bahwa Gubernur nonaktif Papua, Lukas Enembe tidak sakit keras. Hal itu disampaikan Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri di Gedung Merah Putih KPK pada Kamis (19/01/2023).
Ali membantah pernyataan pengacara Lukas Enembe yang menyebut kesehatan kliennya dalam kondisi gawat. Menurut pantauan KPK, kata Ali, Lukas dalam keadaan baik-baik saja. Bahkan, Lukas bisa duduk, berdiri, dan berjalan di ruang perawatannya.
"Pendalaman kesehatan dari tersangka LE (Lukas Enembe) yang bersangkutan bisa duduk, bisa berdiri, bisa berjalan begitu ya di ruang perawatan. Tidak seperti yang disampaikan oleh kuasa hukum sakit keras," ucap Ali.
Ali menegaskan, KPK setiap saat memantau perkembangan kesehatan Lukas. Tak hanya dari pengawal tahanan, KPK juga mendapat laporan berkala dari pihak RSPAD yang merawat Lukas.
"Kami memantau setiap perkembangan dari kesehatan tersangka ini dan mendapatkan laporan harian baik dari pihak pengawalan tahanan dari KPK yang tentu juga ikut di sana atau pun dari rumah sakit," tambahnya.
Sebelumnya, kuasa hukum Lukas Enembe, Petrus Bala Pattyona menyatakan, kliennya masih dalam kondisi sakit saat diperiksa tim penyidik KPK, Kamis (12/1/2023). Petrus menyebut, ada empat penyakit yang masih diderita oleh Lukas, yakni strok, jantung, paru, dan ginjal.
"Jadi menurut keterangan dokternya menyatakan Bapak Lukas itu sakitnya ada empat. Ginjal, jantung, strok, paru-paru," kata Petrus usai mendampingi Lukas Enembe menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta beberapa waktu lalu.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






