Jumat, 15 Mei 2026

KPK Akan Panggil Menteri Syahrul Yasin Limpo, Jokowi Buka Suara

Penulis : Moh Said
15 Jun 2023 | 13:21 WIB
BAGIKAN
Presiden Joko Widodo (Jokowi). (B-Universe Photo/Moh Said)
Presiden Joko Widodo (Jokowi). (B-Universe Photo/Moh Said)

JAKARTA, investor.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) merespons kabar soal Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo yang terseret kasus dugaan korupsi di Kementerian Pertanian (Kementan).

Seperti diberitakan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memanggil Syahrul Yasin Limpo pada Jumat (16/6/2023) terkait penyelidikan atas dugaan korupsi di Kementan. Bahkan beredar kabar KPK bakal menetapkan Syahrul Yasin Limpo sebagai tersangka.

Menanggapi hal itu, Jokowi mengaku telah mengingatkan semua menterinya sejak awal untuk berhati-hati dalam menggunakan anggaran yang dikelola oleh masing-masing kementerian.

ADVERTISEMENT

“Kan, bolak balik saya sudah sampaikan hati-hati mengelola keuangan negara. Karena yang kita kelola ini di setiap kementerian itu gede banget, harus diawasi, harus dikontrol, harus dicek, bolak-balik saya sampaikan sekecil apapun,” kata Jokowi di Pasar Menteng Pulo, Jakarta, Kamis (15/6/2023).

Namun, Jokowi enggan merespons ketika ditanya apakah pengungkapan kasus tersebut memiliki kaitan dengan dinamika politik antara dirinya dan Partai Nasdem. “Ya itu urusan siapa? Kalau urusan penegak hukum tanyakan ke penegak hukum lah, jangan tanyakan ke saya,” ujarnya.

Sementara itu, Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri membenarkan bahwa pihaknya berencana meminta keterangan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo pada Jumat (16/6/2023) terkait penyelidikan atas dugaan korupsi di Kementan.

"Benar, dijadwalkan untuk hadir besok Jumat, jam 09.30 WIB, di Gedung Merah Putih KPK," kata Ali Fikri dalam keterangannya, Kamis (15/6/2023).

Ali menegaskan, surat panggilan permintaan keterangan telah dikirimkan ke Syahrul Yasin Limpo. Sebab itu, KPK berharap Syahrul dapat memenuhi panggilan. “Kami berharap yang bersangkutan bisa hadir," ujarnya.

Sebelumnya, KPK menyebutkan bahwa dugaan korupsi di Kementan masih dalam tahap penyelidikan. “Saat ini masih proses lidik," kata Plt Deputi Penindakan KPK, Asep Guntur, Rabu (14/6/2023).

Dalam proses penyelidikan ini, KPK telah meminta keterangan sejumlah pihak terkait. Penyelidikan dugaan korupsi di Kementan ini merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat yang diterima lembaga antikorupsi. KPK menindaklanjuti laporan tersebut pada proses penegakan hukum.

Syahrul Yasin Limpo sendiri enggan berkomentar saat dikonfirmasi mengenai kabar tersebut. Hal itu terjadi saat Syahrul melakukan kunjungan kerja melihat panen bawang di Kabupaten Solok, Sumatra Barat, Rabu (14/6/2023).

Saat sesi wawancara di lokasi penen bawang warga Solok, sejumlah awak media mempertanyakan soal penyelidikan dugaan korupsi di Kementan yang dilakukan KPK. Syahrul mengeklaim tidak mengerti kasus dugaan korupsi yang sedang diselidiki KPK.

"Saya tidak mengerti," kata Syahrul singkat dan memilih meninggalkan awak media untuk masuk ke kendaraan dinasnya menuju Kota Padang.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 11 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia