Jumat, 15 Mei 2026

Begini Tanggapan Kemenkes Terkait Usulan WFH dan PJJ Akibat Polusi Udara

Penulis : Cindy Layan
15 Aug 2023 | 16:36 WIB
BAGIKAN
Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kemenkes, dr Siti Nadia Tarmizi saat ditemui di RSCM Jakarta, Kamis 20 Oktober 2022, menyebutkan Kemenkes kaki KLB gagal ginjal anak
Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kemenkes, dr Siti Nadia Tarmizi saat ditemui di RSCM Jakarta, Kamis 20 Oktober 2022, menyebutkan Kemenkes kaki KLB gagal ginjal anak

JAKARTA, Investor.id –  Pemerintah berniat mengusulkan kebijakan kerja dari rumah (WFH) dan pembelajaran jarak jauh atas tingkat polusi udara di Jabodetabek.

Terkait usulan tersebut, Kepala Biro Komunikasi Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) dr Siti Nadia Tarmizi mengaku, Kemenkes belum memiliki wacana penerapan kembali pembelajaran jarak jauh (PJJ) sebagaimana yang disarankan oleh Presiden Jokowi.

"Kita kan sudah punya studi pada waktu PJJ, berapa angka ketertinggalan. Selain itu masih ada solusi-solusi lainnya, misalnya pemasangan penyaring udara, penerapan car free day, penggunaan kendaraan listrik, insentif untuk pajak kendaraan listrik," ucap Nadia kepada awak media usai kegiatan Penganugerahan Tenaga Kesehatan Teladan 2023 di salah satu hotel Jakarta, Selasa (15/8/2023).

ADVERTISEMENT

Meskipun WFH dan PJJ ini diusulkan untuk menjaga kesehatan dan kesejahteraan warga negara,  Nadia mengatakan, langkah ini justru berpengaruh pada kemunduran kualitas pendidikan yang diterima anak-anak.

Meskipun demikian, Kemenkes akan mengikuti arahan Presiden Jokowi. Yang jelas, Kemenkes masih fokus pada upaya pencegahan melalui edukasi warga agar menjaga kesehatan diri.

Lebih lanjut, Nadia menyebut asap rokok juga menjadi salah satu penyebab polusi. Sebab, dampak dari asap rokok terhadap perokok pasif ini sama bahayanya dengan perokok aktif.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 3 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 4 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia