Begini Tanggapan Kemenkes Terkait Usulan WFH dan PJJ Akibat Polusi Udara
JAKARTA, Investor.id – Pemerintah berniat mengusulkan kebijakan kerja dari rumah (WFH) dan pembelajaran jarak jauh atas tingkat polusi udara di Jabodetabek.
Terkait usulan tersebut, Kepala Biro Komunikasi Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) dr Siti Nadia Tarmizi mengaku, Kemenkes belum memiliki wacana penerapan kembali pembelajaran jarak jauh (PJJ) sebagaimana yang disarankan oleh Presiden Jokowi.
"Kita kan sudah punya studi pada waktu PJJ, berapa angka ketertinggalan. Selain itu masih ada solusi-solusi lainnya, misalnya pemasangan penyaring udara, penerapan car free day, penggunaan kendaraan listrik, insentif untuk pajak kendaraan listrik," ucap Nadia kepada awak media usai kegiatan Penganugerahan Tenaga Kesehatan Teladan 2023 di salah satu hotel Jakarta, Selasa (15/8/2023).
Meskipun WFH dan PJJ ini diusulkan untuk menjaga kesehatan dan kesejahteraan warga negara, Nadia mengatakan, langkah ini justru berpengaruh pada kemunduran kualitas pendidikan yang diterima anak-anak.
Meskipun demikian, Kemenkes akan mengikuti arahan Presiden Jokowi. Yang jelas, Kemenkes masih fokus pada upaya pencegahan melalui edukasi warga agar menjaga kesehatan diri.
Lebih lanjut, Nadia menyebut asap rokok juga menjadi salah satu penyebab polusi. Sebab, dampak dari asap rokok terhadap perokok pasif ini sama bahayanya dengan perokok aktif.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler




