Jumat, 15 Mei 2026

Pertumbuhan PDB Indonesia 5,1% Tahun Lalu

Penulis : Grace El Dora
5 Feb 2024 | 16:59 WIB
BAGIKAN
Seorang pria berjalan melewati tumpukan kontainer di pelabuhan Tanjung Priok di Jakarta pada 3 Februari 2023. (Foto: REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana)
Seorang pria berjalan melewati tumpukan kontainer di pelabuhan Tanjung Priok di Jakarta pada 3 Februari 2023. (Foto: REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana)

JAKARTA, investor.id – Pertumbuhan ekonomi tahunan Indonesia sedikit turun, namun tetap solid pada angka 5,05% pada 2023. Ekspor RI berkontraksi di tengah penurunan harga komoditas, menurut data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) pada Senin (5/2).

Tingkat pertumbuhan tersebut mendekati perkiraan terbaru pemerintah sebesar 5% dan sedikit di bawah 5,3% yang tercatat pada 2022, ketika aktivitas ekonomi didorong oleh rekor ekspor di tengah lonjakan komoditas global.

Tahun lalu, harga komoditas utama Indonesia seperti minyak sawit, batu bara, dan nikel turun. Sementara permintaan dari mitra dagang utama juga melemah, di tengah melemahnya pertumbuhan global.

ADVERTISEMENT

Negara dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara ini juga merasakan dampak dari kenaikan suku bunga bank sentral, yang berjumlah 250 basis poin antara Agustus 2022 dan Oktober 2023, yang berdampak pada konsumsi domestik.

Pada kuartal terakhir tahun 2023, produk domestik bruto (PDB) tumbuh sebesar 5,04% dari tahun ke tahun (YoY), kira-kira sejalan dengan perkiraan sebesar 5% yang diprediksi oleh para ekonom yang disurvei oleh Reuters.

Pemerintah menargetkan pertumbuhan PDB sebesar 5,2% tahun ini, dengan harapan belanja kampanye untuk pemilihan presiden dan legislatif pada 14 Februari 2024 akan meningkatkan permintaan dalam negeri. Investasi juga berpotensi masuk setelah ketidakpastian seputar transisi kekuasaan berkurang.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 16 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 27 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 31 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia