Jumat, 15 Mei 2026

KPK Endus Kerugian Negara Ratusan Miliar di Kasus Jual Beli Gas PGN (PGAS)

Penulis : Muhammad Aulia Rahman
22 Mei 2024 | 10:49 WIB
BAGIKAN
Logo KPK. (Dok. B-Universe Photo/Ruht Semiono)
Logo KPK. (Dok. B-Universe Photo/Ruht Semiono)

JAKARTA, investor.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka penyidikan terkait jual beli gas di PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) atau PGN. KPK mengendus adanya kerugian keuangan negara hingga ratusan miliar dalam jual beli gas tersebut.

“PGN ini adalah kerja sama jual beli gas antara PGN dengan PT IG,” kata Juru Bicara KPK, Ali Fikri, Rabu (22/5/2024).

Kini, dugaan kerugian keuangan negara tersebut tengah didalami lebih lanjut demi memperoleh angka konkretnya. Hanya saja, sejauh ini KPK menduga kerugian keuangan negara yang timbul ditaksir mencapai ratusan miliar rupiah.

ADVERTISEMENT

“Angkanya tentu nanti akan dihitung lebih konkret dalam proses penyidikan tapi memang ratusan miliar rupiah,” ujar Ali Fikri.

Sebelumnya, KPK membenarkan tengah mengusut dugaan pidana di Perusahaan Gas Negara (PGN). Pengusutan tersebut kini sudah di tahap penyidikan.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 49 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 59 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 9 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia