Polresta Bogor Bekuk Dua Afiliator dan Bekukan 27 Situs Judi Online
BOGOR, investor.id – Satreskrim Polresta Bogor Kota berhasil menangkap dua kakak beradik yang merupakan afiliator judi online di wilayah Jabotabek, Jumat (28/6/24). Kedua pelaku mengendalikan promosi 16 situs judi online sehingga memiliki ribuan pelanggan. Dari tidak kejahatannya, pelaku meraup untung hingga ratusan juta rupiah.
Selain menangkap dua afiliator, polisi juga mengajukan pemblokiran terhadap 27 situs judi online yang marak di Kota Bogor.
Dua pelaku afiliator situs judi online ini merupakan kakak beradik yang tinggal di Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur Kabupaten Bogor. Keduanya pelaku berinisial WR (26) dan ER (22) ditangkap petugas Satreskrim Polresta Bogor Kota semalam dengan barang bukti berupa puluhan HP dan perangkat peralatan online.
Selain itu polisi juga menyita sebuah mobil senilai ratusan juta rupiah yang dibeli dari hasil kejahatan tersebut.
Kapolresta Bogor Kota Kombespol Bismo Teguh Prakoso mengungkapkan, kedua pelaku ini merupakan afiliator yang mengendalikan promosi dan persebaran puluhan situs judi online sehingga merebak di kawasan Jabotabek, khusunya Bogor. Kedua pelaku bertugas mengendalikan promosi situs judi online dengan menggandeng selebgram cantik.
"Jadi ini pelaku berjumlah dua orang. Perannya inisial WR ini adalah mencari, merekrut selebgram untuk mempromosikan situs judi online, dia juga dibantu adiknya," ungkap Bismo.
Baca Juga:
Indonesia Darurat Judi OnlineSeperti diketahui, Kota Bogor merupakan kota terbesar kedua di Indonesia dengan paparan judi online paling banyak yaitu mencapai Rp 612 miliar. Jumlah ini terbesar kedua setelah Jakarta barat yang mencapai 792 miliar. Bahkan kecamatan Bogor Selatan merupakan daerah paling tinggi yang terpapar dengan jumlah pemain 3.720 dengan nilai total Rp 349 miliar.
Tingginya paparan judi online di Kota Bogor ini tidak lepas dari peran kedua pelaku yang mengendalikan promosi situs judi online dengan menggandeng selebgram cantik. Kapolresta mengungkapkan selebgram yang berada dalam kendali WR ini ada 70.
"Nah ini dari selebgram tersebut diiming-imingi keuntungan Rp 500 ribu-1,5 juta tergantung jumlah followers. Tersangka memiliki juga akun-akun fake yang berisi foto-foto wanita cantik, untuk meyakinkan selebgram itu bahwa ada selebgram lain yang mempromosikan situs judi online," tambah Bismo.
Dari aksinya ini, tersangka mendapatkan keuntungan dari selebgram tersebut per posting itu Rp 150-200 ribu. Kemudian dari situs judi online mendapatkan keuntungan Rp 300 ribu. Aksinya ini sudah dilakukan dari 2023 sampai 2024, dan menjangkau di wilayah Jakarta, Bogor, dan Depok.
"Aksinya ini dilakukan bersama adiknya inisial ER dan memiliki 16 rekening penampungan situs judi online. Dari adiknya juga mendapat keuntungan dari transaksi keuntungan judi online tersebut," lanjut Bismo.
Dari penangkapan kedua pelaku afiliator ini polisi menghimpun situs judi online untuk dilakukan pemblokiran kepada kementerian Kominfo. Ada total 27 situs judi online yang diblokir termasuk 16 situs hasil penangkapan kedua pelaku.
Enam belas situs yang diajukan pemblokiran yakni, zaraplay, indosultan88, byond88, cnd88, megabath, sukabet slot, slotvio77, bintang 189, gubernur toto, awp slot, akai slot, hens slot, yuk69, baba189, namislot, dan dora77.
Sementara itu saat ditanya wartawan mengenai aksinya, salah satu pelaku WR enggan berkomentar, dirinya hanya 'nyengir' sambil meninggalkan kerumunan wartawan menuju sel tahanan.
Editor: Maswin
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now



