Jumat, 15 Mei 2026

KPK Geledah Rumah Dinas Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar

Penulis : Muhammad Aulia Rahman
10 Sep 2024 | 19:44 WIB
BAGIKAN
Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika di gedung KPK, Jakarta, Rabu (3/7/2024).
Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika di gedung KPK, Jakarta, Rabu (3/7/2024).

JAKARTA, investor.id - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menggeledah rumah dinas penyelenggara negara di Jakarta Selatan, Jumat (6/9/2024). Penggeledahan ini terkait penyidikan dugaan korupsi pengurusan dana hibah untuk kelompok masyarakat (pokmas) dari APBD Provinsi Jawa Timur (Jatim) 2019 sampai 2022.

Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika menjelaskan, pada Jumat tanggal 6 September 2024, penyidik KPK melakukan kegiatan penggeledahan terhadap salah satu rumah dinas penyelenggara negara berinisial AHI di wilayah Jakarta Selatan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, penggeledahan dilakukan di rumah dinas Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar (AHI). Halim, yang juga merupakan kakak dari Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar alias Cak Imin itu sempat diperiksa KPK sebagai saksi untuk kasus yang sama.

ADVERTISEMENT

“Dari penggeledahan tersebut, penyidik melakukan penyitaan berupa uang tunai dan barang bukti elektronik,” ujar Tessa, Selasa (10/9/2024).

Diketahui, KPK sempat mendalami pengetahuan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar (AHI) soal dana hibah di Jawa Timur (Jatim).

KPK diketahui tengah mengusut suap pengelolaan dana hibah untuk kelompok masyarakat di lingkungan Pemerintah Provinsi Jatim. Halim diperiksa sebagai saksi dalam kasus tersebut, Kamis (22/8/2024).

“Yang bersangkutan didalami terkait dengan pengetahuan hibah dana atau dana hibah dari APBD Provinsi Jawa Timur ke pokmas atau kelompok masyarakat,” kata Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika di gedung KPK, Jakarta, Kamis (22/8/2024).

Tessa menerangkan, Abdul Halim diperiksa dalam kapasitasnya selaku Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi. Dia pun masih irit bicara soal sejauh mana keterkaitan antara dana desa dengan dana pokmas APBD Jatim yang kini sedang diusut KPK.

“Belum bisa dibuka dulu karena masih berproses dan sudah masuk materi penyidikan,” ungkap Tessa.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia