KPK Bayi Reformasi, Bukan Anak Kandung Pemerintahan Megawati
BOGOR, investor.id – Inisiatif pembentukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih sering diperdebatkan. Ketua Sementara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Nawawi Pomolango menegaskan lembaga yang dipimpinnya saat ini merupakan bayi hasil reformasi.
Dia menekankan KPK bukan anak kandung pemerintahan Presiden RI ke-5, Megawati Soekarnoputri.
“Jadi tolong jangan dibolak-balik. Bayi ini adalah bayi reformasi. Bayi yang karena tuntutan reformasi, dilahirkan di zaman pemerintahan Megawati. Itu yang benar,” kata Nawawi saat agenda media gathering KPK, Bogor, Jawa Barat, Kamis (12/9/2024).
Nawawi berdalih, pembentukan KPK merupakan perintah undang-undang (UU). Dia pun meminta publik memahami terkait kelahiran KPK, informasi mengenai hal ini jangan diputarbalikkan.
“Jangan dibalik. Seakan-akan bayi ini anak kandung pemerintahan Megawati yang lahir di zaman reformasi,” ungkap Nawawi.
Nawawi menekankan, pembentukan KPK merupakan tindak lanjut atas terbitnya Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Pasal 43 UU Tipikor memerintahkan pembentukan KPK paling lambat dua tahun setelah UU disahkan.
“Nanti dia dilahirkan pada 27 Desember 2002 dengan UU 30 (tahun) 2002. Bayi itu terlambat lahir 1 tahun 4 bulan,” ujar Nawawi.
Untuk itu, Nawawi menekankan KPK lahir karena adanya tuntutan reformasi.
Editor: Maswin
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






