Kamis, 14 Mei 2026

KPK Minta Anggota Kabinet Merah Putih Segera Laporkan Kekayaan

Penulis : Muhammad Aulia Rahman
21 Okt 2024 | 20:00 WIB
BAGIKAN
Gedung Merah Putih, kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Foto: Antara)
Gedung Merah Putih, kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Foto: Antara)

JAKARTA, investor.id – Jajaran menteri, wakil menteri dan kepala lembaga, badan setingkat menteri diminta segera melaporkan kekayaannya. Kabinet Merah Putih yang baru saja dilantik Presiden Prabowo Subianto punya kewajiban menyampaikan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN).

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan penyampaian LHKPN wajib dilakukan oleh tiap penyelenggara negara. Hal itu sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 28 tahun 1999 dan Peraturan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nomor 02 tahun 2020. 

Ditegaskan bahwa ada batas waktu paling lambat sejak pengangkatan pertama atau dilantik untuk menyampaikan LHKPN.

ADVERTISEMENT

“Oleh karena itu, bagi menteri dan wakil menteri yang telah dilantik dan belum menyampaikan LHKPN pada periode tahun 2024 ini, maka agar dapat menyampaikan LHKPN-nya sesuai jangka waktu tersebut,” kata anggota Tim Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, Senin (21/10/2024).

Disampaikan Budi, bagi menteri dan wakil menteri yang telah menyampaikan LHKPN pada 2024 dapat kembali melaporkan harta kekayaannya lagi pada 2025 mendatang. Adapun dia memastikan pihaknya terbuka untuk membantu para pejabat jika kesulitan dalam menyampaikan LHKPN.

“KPK terbuka untuk membantu ataupun melakukan pendampingan penyampaian LHKPN jika dalam pengisiannya mengalami kendala,” ungkap Budi.

Adapun penyampaian LHKPN dapat dilakukan secara online dengan mudah dan cepat melalui https://elhkpn.kpk.go.id.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 56 menit yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 1 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 1 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 2 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 2 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 3 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia