Jumat, 15 Mei 2026

Aparat Penegak Hukum Perlu Dilibatkan Cegah Kebocoran Program Makan Bergizi Gratis

Penulis : Yustinus Patris Paat
12 Nov 2024 | 13:20 WIB
BAGIKAN
Ketua Harian DPP GRIB Jaya Anan Wijaya di Acacia Hotel, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Selasa, 12 November 2024. (Foto: Yustinus Patris Paat)
Ketua Harian DPP GRIB Jaya Anan Wijaya di Acacia Hotel, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Selasa, 12 November 2024. (Foto: Yustinus Patris Paat)

JAKARTA, investor.id - Ketua Harian DPP Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Anan Wijaya mengimbau Presiden Prabowo Subianto melibatkan aparat penegak hukum termasuk KPK untuk mencegah kebocoran-kebocoran dalam pelaksanaan program makan bergizi gratis.

Menurut Anan, prioritas keterlibatan aparat penegak hukum di awal-awal dengan memberikan mitigasi dan pemahaman tata kelola anggaran kepada lembaga-lembaga terkait. 

"Sudah kewajiban dari aparat penegak hukum melakukan mitigasi, edukasi bagaimana tata kelola anggaran yang baik terkait dengan program makan bergizi ini," ujar Anan dalam diskusi bertajuk 'Kebijakan Ekonomi Indonesia di Era Prabowo' di Acacia Hotel, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Selasa (12/11/2024).

ADVERTISEMENT

Anan meminta Badan Gizi Nasional (BGN) dan lembaga terkait sebagai pelaksana program makan bergizi gratis untuk membuat aturan teknis dan aturan pelaksanaan yang jelas dan rigit untuk meminimalisir potensi korupsi dan kebocoran.

Dengan mencegah kebocoran tersebut, anggaran makan bergizi gratis sebesar Rp 73 triliun dapat dimanfaatkan secara optimal. 

Anan memberikan beberapa opsi terkait dengan proses pengadaan, pertama melalui lelang. Kedua penunjukan langsung, dan ketiga melalui e-katalog. 

"User pelaksananya bisa dinas pendidikan atau dinas lain yang disepakati bersama oleh para stakeholders yang terlibat dalam program makan bergizi ini. Itu anggarannya cukup besar Rp73 triliun," jelas Anan.

Anan menegaskan GRIB Jaya mendukung penuh program makan bergizi gratis. Pasalnya, program ini bisa mencerdaskan kehidupan bangsa sebagai salah satu amanat konstitusi.

"Tujuannya untuk mencerdaskan siswa. Kemudian untuk menurunkan angka stunting, karena stunting kita masih cukup tinggi dan program ini juga harus benar-benar dikawal karena harus dibuatkan sebuah instrumen pengadaannya. Karena ini rawan kebocoran kalau tidak dikawal dengan baik," tandas dia.

Menurut Anan, pemerintah Prabowo-Gibran juga perlu melibatkan sebanyak mungkin UMKM dalam program tersebut. Termasuk, kata dia, perlu berkolaborasi dengan pihak swasta untuk mengatasi masalah anggaran.

Dia menyebut ruang fiskal Indonesia di APBN 2025 terbatas karena dari Rp 3.600 triliun APBN, sebanyak Rp 1.000 triliun digunakan untuk membayar utang pokok dan cicilan. Lalu, sisanya untuk membiayai kementerian dan lembaga serta transfer ke daerah, seperti dana perimbangan, DAU, DAK dan lain-lainnya.

"Dengan anggaran Rp 73 triliun itu akan mampu mengerahkan sektor UMKM di daerah. Artinya pelaku-pelaku usaha kecil dan menengah akan dilibatkan dalam program makan siang gratis tersebut, seperti itu," pungkas Anan.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia