Jumat, 15 Mei 2026

Diperiksa KPK Soal Korupsi Dana CSR BI, Anggota DPR Ini Belum Terima SPDP 

Penulis : Muhammad Aulia Rahman
27 Des 2024 | 21:05 WIB
BAGIKAN
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Setyo Budiyanto saat jumpa pers di gedung KPK, Jakarta, Jumat (20/12/2024)
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Setyo Budiyanto saat jumpa pers di gedung KPK, Jakarta, Jumat (20/12/2024)

JAKARTA, investor.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memanggil dua anggota DPR terkait dengan dugaan korupsi dana corporate social responsibility (CSR) Bank Indonesia (BI), di Jakarta, Jumat (27/12/2024).  Salah satu yang dimintai keterangan tim penyidik KPK adalah Heri Gunawan (HG).

Anggota DPR fraksi Partai Gerindra ini mengeklaim dirinya belum menerima surat perintah dimulainya penyidikan (SPDP) dari KPK. Dia juga menegaskan pemanggilan dirinya kali ini dalam kapasitas sebagai saksi. 

“Belum (SPDP). Panggilan aja sebagai saksi. Baru kali ini,” kata Heri Gunawan usai pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (27/12/2024).

ADVERTISEMENT

Heri memilih irit bicara terkait penggunaan dana CSR BI. Dia hanya menekankan program CSR adalah hal lumrah yang dilakukan di DPR selaku mitra.

“Itu kan program biasa dari mitra di setiap komisi. Mungkin baiknya nanti ditanya ke KPK, karena itu sudah masuk ke materi,” ujar Heri. 

Heri mengonfirmasi, dirinya turut dimintai keterangan oleh KPK soal keterkaitan anggota DPR Komisi XI lainnya dalam kasus ini. Diketahui, Komisi XI merupakan mitra dari BI.

“Semua, kan sebagai mitra. Biar nanti pihak KPK yang menjelaskan,” tutur Heri.

Terkait kasus ini, KPK mengendus dugaan dana corporate social responsibility (CSR) dari Bank Indonesia (BI) yang mengalir ke yayasan. Penelusuran lebih lanjut masih terus dilakukan.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia