Jumat, 15 Mei 2026

Tanggapi OCCRP, Jokowi: Buktikan

Penulis : Rizka Ardina
31 Des 2024 | 17:46 WIB
BAGIKAN
Joko Widodo (Jokowi. (Foto: B-Universe Photo/Wijayanti Putri)
Joko Widodo (Jokowi. (Foto: B-Universe Photo/Wijayanti Putri)

SOLO, investor.id - Presiden ke-7 RI Joko Widodo menanggapi berita tentang dirinya yang masuk daftar finalis pemimpin paling korup di dunia versi lembaga nonpemerintah yang fokus dengan isu korupsi, Organized Crime and Corruption Reporting Project (OCCRP). Jokowi mempersilakan untuk membuktikan hal itu.

"Tokoh korup apa, hahaha. Sing dikorup apa, ya dibuktikan aja," ungkap Jokowi saat ditemui di kediamannya, Gang Kutai Utara No 1, Sumber, Banjarsari, Solo, Selasa (31/12/2024).

Jokowi mengaku belum mendengar kabar dirinya masuk daftar tersebut. Saat ditanya bahwa ia masuk dalam daftar paling korup

ADVERTISEMENT

Jokowi juga mempertanyakan kriteria apa yang digunakan oleh OCCRP sehingga dirinya masuk dalam daftar finalis pemimpin dunia terkorup.

Dia mengatakan, saat ini banyak tuduhan, fitnah, framing jahat tanpa adanya bukti yang menyertai.

"Ya sekarang kan banyak sekali fitnah, banyak sekali framing jahat, banyak sekali tuduhan tuduhan tanpa ada bukti, terjadi sekarang ini," katanya. 

Saat disinggung adanya muatan politik, Jokowi meminta awak media menanyakan ke yang bersangkutan. Menurutnya, saat ini orang bisa saja menggunakan berbagai kendaraan untuk membuat framing jahat kepada orang lain yang tidak disukainya.

"Ya ditanyakan saja, tanyakan saja, hahaha. Orang bisa memakai kendaraan apapun lah, bisa pakai NGO (Non Governmental Organization), bisa pakai partai, bisa pakai ormas atau menuduh untuk membuat framing jahat, membuat tuduhan jahat seperti itu," pungkasnya.

OCCRP telah merilis sederet finalis yang masuk ke dalam Person of the Year 2024 untuk kategori kejahatan organisasi dan korupsi.

Berdasarkan data laman resmi OCCRP hari ini, Selasa, 31 Desember 2024, Presiden Suriah Bashar Al Assad didapuk sebagai Person of the Year 2024 in Organized Crime and Corruption sebagaimana voting jurnalis dunia.

Presiden Suriah Bashar Al Assad yang telah digulingkan baru-baru ini menjadi pemenang Person of the Year 2024 in Organized Crime and Corruption. Selain Jokowi, sejumlah pemimpin dunia lainnya yang juga masuk nominasi pemimpin terkorup.

Di antaranya, Presiden Kenya William Ruto, Presiden Nigeria Bola Ahmed Tinubu, Mantan Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina dan pengusaha asal India Gautam Adani. Nominasi ini berdasarkan dari para pembaca, jurnalis, juri Person of the Year, dan pihak lain dalam jaringan global OCCRP.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 52 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 54 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia