Genjatan Senjata di Gaza, Bantuan Akan Difokuskan untuk Rekonstruksi Rumah Sakit Indonesia
JAKARTA, investor.id -Perdana Menteri Qatar Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al Thani mengumumkan tercapainya kesepakatan gencatan senjata untuk menghentikan agresi Israel di Gaza pada Rabu (15/1/2025) di Doha, Qatar.
Kesepakatan gencatan senjata itu terdiri dari tiga tahap yang mulai berlaku pada Minggu (19/1/2025).
Kesepakatan gencatan senjata tersebut mencakup pembebasan sandera dan pertukaran tahanan, penghentian pertempuran, jaminan keamanan bagi Israel dan bantuan kemanusiaan masuk ke Gaza.
Kesepakatan yang dirundingkan melalui mediasi Qatar, Mesir dan AS itu juga disebut mencakup rencana dialog terkait pemerintahan Jalur Gaza pada masa mendatang berikut pembangunan kembali wilayah Palestina tersebut.
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA mengatakan, saat ini infak kemanusiaan Palestina terus dilakukan agar mampu meringankan beban masyarakat Palestina.
Setelah gencatan senjata antara Israel dan Palestina di Gaza, lanjut dia, bantuan kemanusian dari BAZNAS akan difokuskan terutama untuk rekonstruksi Rumah Sakit Indonesia, masjid, dan sekolah.
"Insya Allah jika ada tanda-tanda gencatan senjata, BAZNAS akan segera memberikan bantuan terutama untuk rekonstruksi Rumah Sakit Indonesia, masjid, dan sekolah," jelas Kiai Noor dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (16/1/2025).
Diketahui, sebanyak 407.350 warga Palestina telah menjadi penerima bantuan dari masyarakat Indonesia yang disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI, dengan nilai bantuan mencapai Rp120 miliar.
Baznas RI juga memperluas jaringan penyaluran bantuan kemanusiaan untuk Palestina dengan melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) secara virtual dengan lembaga resmi terpercaya yakni Agensi Pekerjaan dan Pemulihan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat (UNRWA), Jordan Hashemite Charity Organization (JHCO), dan King Hussein Cancer Foundation (KHCF).
Baznas, kata dia, juga menyalurkan bersama sejumlah mitra luar non-Palestina, salah satunya ialah Mesir di bawah naungan Bayt Al Zakat wa Al Shadaqat Al Mishiry, Sunah Alhayyah dan Mishr Al Kheir, Egyptian Red Crescent Society.
Bantuan Tahap Ketiga
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menerima penyaluran Infak Kemanusiaan Palestina tahap tiga dari BAZNAS Kabupaten Siak sebesar Rp200 juta rupiah.
Infak kemanusiaan untuk Palestina ini merupakan bantuan ketiga kalinya diberikan oleh masyarakat Siak melalui BAZNAS Kabupaten Siak untuk dengan total bantuan sebesar Rp Rp2.570.650.000 yang kemudian disalurkan melalui BAZNAS RI.
Penyerahan infak kemanusiaan Palestina secara simbolis diserahkan Ketua BAZNAS Kabupaten Siak, H. Simparis Bin Tantan kepada Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. noor Achmad, MA, di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Selasa (15/1/2025).
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA menyampaikan apresiasi atas kepedulian BAZNAS dan masyarakat Kabupaten Siak yang terus berupaya membantu masyarakat Palestina.
“Kami ucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Siak yang kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan Palestina melalui BAZNAS RI sebesar Rp200 juta," kata Kiai Noor.
Selain itu, Kiai Noor juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Siak atas kedermawanan yang telah dilakukan untuk dapat membantu masyarakat muslim yang ada di Palestina.
Sehingga, lanjut Kiai Noor, BAZNAS Kabupaten Siak dapat memberikan infak kemanusiaan Palestina untuk ketiga kalinya melalui BAZNAS RI.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Siak, H. Samparis Bin Tatan mengatakan, bantuan kemanusiaan untuk Palestina merupakan bentuk dukungan dan solidaritas dari masyarakat Kabupaten Siak.
"Alhamdulillah hari ini kami menyalurkan bantuan untuk saudara kita di Palestina senilai Rp200 juta. Sebelumnya kami bersama Pak Bupati Rp1,3 miliar dan yang kedua Rp1,2 miliar," ucapnya.
"Jadi seluruhnya yang kami salurkan bantuan Palestina melalui BAZNAS RI sebesar Rp2,5 miliar" imbuhnya.
Dalam kesempatan ini, pihaknya berharap bantuan dari masyarakat Kabupaten Siak dapat bermanfaat untuk membantu masyarakat muslim yang ada di Palestina. "Semoga ini menjadi ladang amal bagi kita dan memberikan manfaat untuk masyarakat Palestina," ujarnya.
Editor: Imam Suhartadi
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






