Jumat, 15 Mei 2026

Begini Peran 3 Petugas Palsu KPK saat Hendak Menipu Mantan Bupati Rote

Penulis : Giffar Rivana Mulyawan
7 Feb 2025 | 21:03 WIB
BAGIKAN
Tiga pegawai gadungan KPK saat diamankan Polres Metro Jakarta Pusat, Jumat (7/2/2025)
Tiga pegawai gadungan KPK saat diamankan Polres Metro Jakarta Pusat, Jumat (7/2/2025)

JAKARTA, investor.id - Polisi mengungkap peran tiga petugas gadungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang berusaha memeras mantan Bupati Rote, Nusa Tenggara Timur (NTT). Ketiganya menggunakan berkas palsu yang seolah-olah dari KPK.

Sebagai informasi, Polres Metro Jakarta Pusat telah meringkus tiga petugas KPK gadunga yakni AA (40) seorang wiraswasta, JFH (47) yang juga wiraswasta, dan FFF (50) yang merupakan seorang ASN Dinas Kehutanan Provinsi NTT. 

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Muhammad Firdaus mengungkapkan peran ketiganya. Menurut Firdaus, AA bertugas membuat akun WhatsApp Ketua KPK Setyo Budiyanto menggunakan handphone miliknya. Tujuannya, untuk meyakinkan korban bahwa dokumen sprindik dari KPK itu seolah-olah benar dan resmi.

ADVERTISEMENT

AA juga membuat surat penyelidikan KPK yang palsu, kemudian meyakinkan korban untuk menunjukkan tangkapan layar berisi surat penyelidikan dan surat panggilan untuk mantan Bupati Rote.

Selanjutnya, JFH berperan mengaku-ngaku sebagai penyidik KPK menemui seorang saksi bernama Albert Da Silva. JFH mengatakan kepada Albert bahwa mantan Bupati Rote itu tengah dalam pengawasan KPK karena adanya laporan dugaan korupsi.

"Untuk meyakinkan hal tersebut, tersangka menjelaskan dan menunjukan dokumen berupa surat bukti laporan atau dokumen lainnya, agar dipercaya bahwa benar ada proses di KPK terhadap mantan Bupati Rote," kata Firdaus, Jumat (7/2/2025).

Terakhir, FFF yang juga sebagai ASN Dinas Kehutanan Provinsi NTT berperan menyiapkan dokumen-dokumen terkait dugaan tindak pidana korupsi Mantan Bupati Rote.

"Dalam anggaran dana Silpa (Sisa Lebih Perhitungan Anggaran) yang diduga merugikan keuangan negara sebesar Rp20 miliar dan mengirimkan kepada tersangka JFH," jelas Firdaus.

Diberitakan sebelumnya, Tiga petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) gadungan ditangkap pihak kepolisian karena berusaha menipu mantan Bupati Rote, Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan berkas KPK palsu.

Ketiga pelaku itu awalnya ditangkap oleh pihak KPK yang asli, di sebuah hotel kaeasan Kemayoran, lalu kasusnya dilimpahkan ke Polres Metro Jakarta Pusat.

"Awalnya pada hari Rabu 5 Februari 2025, sekitar pukul 18.00 WIB, ketiga pelaku diamankan oleh pegawai KPK, di mana TKP diamankan ini di Golden Boutique," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Muhammad Firdaus, Jumat (7/2/2025). 

Firdaus menjelaskan modus operandi yang dilakukan ketuga pelaku yaitu membuat sebuah dokumen sprindik dengan nomor 13-A-01/II/2025, tanggal 29 Jan 2025, yang ditujukan kepada mantan Bupati Rote untuk memeras korban.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 17 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 21 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia