Jumat, 15 Mei 2026

Jokowi Tanggapi Hasto: Kalau Ada Bukti, Silakan

Penulis : Rizka Ardina
21 Feb 2025 | 14:34 WIB
BAGIKAN
Presiden ke-7 Joko Widodo menanggapi pernyataan Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto Jalan Kutai Utara Nomor 1, Sumber, Solo, Jumat (21/2/2025). (Foto: B-Universe/ Rizka Ardina)
Presiden ke-7 Joko Widodo menanggapi pernyataan Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto Jalan Kutai Utara Nomor 1, Sumber, Solo, Jumat (21/2/2025). (Foto: B-Universe/ Rizka Ardina)

SOLO, investor.id – Presiden ke-7 Joko Widodo menanggapi pernyataan Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto. Sebelumnya, Hasto meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memeriksanya.

Jokowi mengaku tak masalah apabila keluarganya diperiksa aparat penegak hukum selama ada bukti hukum.

"Hahaha.. Ya kalau ada fakta hukum, ada bukti hukum ya silakan," ungkap Jokowi saat ditemui di kediamannya, Jalan Kutai Utara Nomor 1, Sumber, Solo, Jumat (21/2/2025). Jokowi mengatakan, selama ini berbagai tuduhan yang mengaitkan dirinya dan keluarga banyak bermunculan.

ADVERTISEMENT

"Sudah seringlah pernyataan seperti itu masa saya ulang-ulang terus," imbuhnya.

Jokowi juga menegaskan kesiapannya untuk diadili jika ada dasar hukum yang jelas untuk menjeratnya. "Kalau ada bukti hukum ada, fakta hukum ya silakan," kata dia.

Sebelumnya, Hasto Kristiyanto menyatakan penahanannya oleh KPK menunjukkan sikap lembaga tersebut yang dianggap tidak adil. Ia berkeyakinan keluarga Jokowi juga harus diperiksa. Hal itu diungkapkannya saat akan dibawa ke Rumah Tahanan KPK pada Kamis (20/2/2025) lalu.

Hasto juga menegaskan, sebagai Sekjen PDI Perjuangan ia siap menerima konsekuensi politik, termasuk kemungkinan dikriminalisasi.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia