Jumat, 15 Mei 2026

Jumlah Pemudik Lebaran 2025 Turun Disinyalir karena Daya Beli Merosot dan PHK

Penulis : Grace El Dora
30 Mar 2025 | 21:30 WIB
BAGIKAN
Penumpang berjalan membawa barang bawaan saat menunggu jadwal keberangkatan kereta di Stasiun Gambir, Jakarta, Sabtu (29/3/2025). (Foto: ANTARA FOTO/ Dhemas Reviyanto)
Penumpang berjalan membawa barang bawaan saat menunggu jadwal keberangkatan kereta di Stasiun Gambir, Jakarta, Sabtu (29/3/2025). (Foto: ANTARA FOTO/ Dhemas Reviyanto)

Hal ini mempengaruhi pendapatan rumah tangga dan secara langsung berdampak pada penurunan daya beli masyarakat, kata Guru Besar Ilmu Manajemen UMS Anton Agus Setyawan seperti dikutip dari laman resminya pada 19 Maret 2025.

Gelombang PHK terus meningkat di awal 2025. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mencatat sebanyak 3.325 pekerja terkena PHK per Januari 2025, sehingga total tenaga kerja yang kehilangan pekerjaan mencapai 81.290 orang. Angka ini meningkat 4,26% dari Desember 2024 yang mencatat 77.965 kasus PHK.

Meskipun pemerintah telah berupaya untuk menstabilkan harga barang dan meningkatkan daya beli melalui sejumlah kebijakan ekonomi, seperti bantuan sosial dan subsidi, namun dampaknya belum terasa signifikan bagi kalangan masyarakat menengah ke bawah.

ADVERTISEMENT

Sejumlah pekerja dengan penghasilan rendah merasa kesulitan untuk menabung dan membiayai perjalanan mudik yang membutuhkan biaya tidak sedikit.

Penurunan jumlah pemudik pada Lebaran 2025 merupakan fenomena yang cukup mencerminkan kondisi perekonomian Indonesia saat ini. Daya beli yang merosot akibat inflasi dan biaya hidup yang tinggi telah mengubah kebiasaan mudik yang sudah menjadi tradisi.

Meski demikian, dengan adanya upaya yang tepat dari pemerintah dan sektor terkait, diharapkan momen Lebaran tetap dapat menjadi ajang kebersamaan yang bermakna bagi seluruh masyarakat Indonesia, meskipun dalam kondisi ekonomi yang penuh tantangan.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia