Jumat, 15 Mei 2026

Panen Raya Serentak 14 Provinsi Menuju Swasembada Pangan

Penulis : Anis Firmansah
7 Apr 2025 | 18:36 WIB
BAGIKAN

KEDIRI, investor.id – Panen raya serentak 14 provinsi sebagai langkah menuju swasembada pangan. Salah satunya Kediri, kota di Jawa Timur (Jatim) turut serta menggelar panen raya padi serentak pada Senin (7/4/2025).

Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri beserta Forkopimda Kota Kediri hadir dan ikut melakukan panen padi tersebut yang digelar di wilayah Kelurahan Burengan.

Wakil Walikota Kediri Qowimuddin Toha menyebutkan, ada 2.368 petani di Kota Kediri siap mewujudkan program swasembada pangan yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto.

ADVERTISEMENT

"Kota Kediri memiliki jumlah petani sebanyak 2.638 jiwa. Pada tahun 2024, target tanam padi mencapai 1.228 hektar dan berhasil direalisasi sebanyak 92 persen atau sekitar 1128 hektar. Lalu, untuk target tanam tahun ini sebanyak 1129 hektar," terang Qowim seperti dipantau B-Universe, Senin.

Dari hasil data per 6 April 2025, Qowim mengatakan realisasi tanam padi di Kota Kediri telah mencapai 574 hektare (Ha) atau sekitar 50%. Ia menilai pencapaian ini cukup baik, mengingat beberapa bulan petani dihadapkan dengan cuaca yang tidak menentu.

Jika melihat rata-rata produktivitas 2024 komoditas padi Kediri bisa menyumbang 7,33 ton per Ha, sementara jagung (pipil kering) mencapai 8,75 ton per Ha. Sedangkan rata-rata produksinya mencapai 8.491 ton untuk padi dan 12.464 ton untuk jagung.

"Tentu dengan data-data tersebut saya optimis Kota Kediri bisa turut mewujudkan ketahanan pangan lokal," tukas Qowim.

Dengan mengikuti panen padi serentak, menurutnya ini merupakan sebuah bukti nyata komitmen Pemkot Kediri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Namun tidak hanya saat panen, Pemkot Kediri juga terus berkomitmen mendampingi petani sejak masa tanam dengan memastikan ketersediaan pupuk, benih, akses irigasi, hingga keterhubungan dengan pasar.

"Pada momentum panen raya ini diharapkan bisa menjadi penguatan ketahanan pangan lokal sekaligus membuka jalan bagi sinergi yang lebih erat antara semua pihak baik TNI, Polri, pemerintah daerah maupun masyarakat dalam membangun ketahanan sektor pertanian yang aman, produktif dan berkelanjutan," tandasnya.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia