Kamis, 14 Mei 2026

Wamen Nezar Patria Sebut AI Bisa Bikin Industri Pertambangan Jauh Lebih Efektif

Penulis : Bambang Ismoyo
24 Apr 2025 | 15:23 WIB
BAGIKAN
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamen Komdigi) Nezar Patria dalam acara Indonesia AI Day for Mining Industry di Kempinski Hotel, Jakarta, Kamis (24/4/2025). (Foto: B-Universe/ Bambang Ismoyo)
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamen Komdigi) Nezar Patria dalam acara Indonesia AI Day for Mining Industry di Kempinski Hotel, Jakarta, Kamis (24/4/2025). (Foto: B-Universe/ Bambang Ismoyo)

JAKARTA, investor.id – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyebut penggunaan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/ AI) di sektor pertambangan bisa membuat kinerja industri pertambangan jauh lebih efektif.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria bahkan menyebutkan, penyempurnaan penggunaan teknologi AI dapat membuat perusahaan pertambangan Indonesia menjadi pemain utama dunia untuk sektor tersebut.

"Pemanfaatan teknologi AI oleh pelaku industri pertambangan untuk mengukuhkan posisi Indonesia sebagai global player dengan praktik pertambangan yang efektif, efisien, dan berkelanjutan," papar Wamenkomdigi Nezar dalam acara Indonesia AI Day for Mining Industry di Kempinski Hotel Jakarta, Kamis (24/4/2025).

ADVERTISEMENT

Ia melanjutkan, teknologi AI terbukti mampu mengoptimalisasi rantai pasok dan juga kegiatan produksi yang lebih efisien.

Selain itu, analisis data dan pengambilan keputusan yang diakselerasi oleh AI dapat mempercepat seluruh siklus. Mulai dari mempercepat eksplorasi, pengambilan produksi, hingga distribusi mineral.

Kemudian, kata Nezar, AI mampu meningkatkan efisiensi secara waktu. Kemampuan otomasi terbukti membantu mengurangi beban kerja dan waktu bagi penambang.

Terakhir, AI dapat menciptakan nilai tambah dengan mewujudkan pertambangan yang sustainable. Risiko dampak lingkungan dapat diminimalisir dengan pemanfaatan AI yang berfokus pada upaya dekarbonisasi.

"Meskipun bukan hal yang baru, empat tahun yang lalu kita sudah saksikan adopsi teknologi AI ini di pertambangan, tetapi perkembangan adopsi teknologi AI ini luar biasa cepat," tandasnya.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 1 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 1 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 1 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 2 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 2 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 3 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia