Jumat, 15 Mei 2026

Dibawa ke Rupbasan, Ini Penampakan Motor Royal Enfield Milik Ridwan Kamil

Penulis : Muhammad Aulia Rahman
25 Apr 2025 | 15:49 WIB
BAGIKAN
Motor merek Royal Enfield Classic 500 Limited Edition yang disita dari mantan Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil (RK) di Rumah Penyimpanan Benda Sitaan dan Barang Rampasan (Rupbasan), Jakarta, Jumat (25/4/2025).
Motor merek Royal Enfield Classic 500 Limited Edition yang disita dari mantan Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil (RK) di Rumah Penyimpanan Benda Sitaan dan Barang Rampasan (Rupbasan), Jakarta, Jumat (25/4/2025).

JAKARTA, investor.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengangkut motor merek Royal Enfield Classic 500 Limited Edition yang disita dari mantan Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil (RK) ke Rumah Penyimpanan Benda Sitaan dan Barang Rampasan (Rupbasan), Jakarta, Kamis (24/4/2025).

Kendaraan ini disita terkait penyidikan kasus pengadaan iklan di lingkungan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJB). 

Awak media pun berkesempatan untuk melihat langsung motor tersebut di Rupbasan KPK, Cawang, Jakarta, Jumat (25/4/2025). Berdasarkan pantauan, terlihat motor tersebut didominasi warna hitam dan dilengkapi garis warna keemasan.

ADVERTISEMENT

Motor tersebut turut dilengkapi saddle bag warna coklat di bagian belakangnya. Petugas KPK di lokasi pun turut melakukan pengecekan untuk memastikan motor tetap dalam keadaan layak.

Sebelumnya, KPK diketahui tak langsung mengangkut motor sitaan tersebut dari Bandung ke Jakarta. Lembaga antikorupsi itu berdalih sebabnya hanya kendala teknis semata. 

"Saya pikir masalah teknis saja itu," kata Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK, Jakarta, Senin (21/4/2025).

Fitroh memastikan, motor tersebut nantinya akan diperlakukan sama seperti barang bukti pada umumnya yang disita KPK ketika masalah teknis tersebut telah tertangani. Dia tidak menjelaskan terkait masalah teknis seperti apa yang dihadapi. Hanya saja, ketika itu dia memastikan motor belum diangkut bukan karena kendala anggaran.

"Enggak, enggak ada kendala anggaran. Kalau kendala anggaran saya pikir enggak terlalu ini," ujar Fitroh. 

Dalam kesempatan ini, Fitroh menyerahkan sepenuhnya pemanggilan Ridwan Kamil untuk dimintai keterangan dalam kasus tersebut kepada penyidik. Dia hanya menekankan yang bersangkutan akan dipanggil secepatnya.

"Nanti tergantung penyidik lah itu, secepatnya," ungkap Fitroh.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 18 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 20 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia