Motor Royal Enfield yang Disita KPK, Ternyata Bukan atas Nama Ridwan Kamil
JAKARTA, investor.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengangkut motor merek Royal Enfield Classic 500 Limited Edition yang disita dari mantan Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil (RK) ke Rumah Penyimpanan Benda Sitaan dan Barang Rampasan (Rupbasan), Jakarta, Kamis (24/4/2025).
Berdasarkan keterangan KPK, ternyata kepemilikan motor tersebut tidak atas nama sosok yang akrab disapa Kang Emil itu.
"Untuk atas namanya atas nama orang lain. Bukan atas nama saudara RK," kata Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (25/4/2025).
KPK belum merilis soal atas nama siapa motor Royal Enfield yang disita dari Ridwan Kamil. Lembaga antikorupsi itu hanya menyebut motor tersebut atas nama perorangan.
"Perorangan. Belum bisa dibuka saat ini. Yang jelas bukan atas nama saudara RK," ujar Tessa.
Motor Royal Enfield ini diduga memiliki kaitan dengan perkara yang tengah ditangani. Untuk itu, penyitaan dilakukan guna mendalami sejauh mana keterkaitannya dengan perkara tersebut.
Dalam kasus ini, KPK menetapkan lima orang sebagai tersangka yakni mantan Direktur Utama (Dirut) BJB, Yuddy Renaldi (YR); pimpinan divisi corsec BJB, Widi Hartono (WH); pengendali agensi, Ikin Asikin Dulmanan (IAD); pengendali agensi, Suhendri (S); dan pengendali agensi, Sophan Jaya Kusuma (SJK). KPK mengendus dugaan kerugian negara sekitar Rp 222 miliar terkait kasus ini.
Terkait kasus ini juga, KPK telah menggeledah rumah mantan Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil (RK), Senin (10/3/2025). Dari penggeledahan ini, KPK menyita sejumlah bukti dokumen dan barang lainnya.
Editor: Maswin
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler






