Jumat, 15 Mei 2026

Kejagung Tetapkan Heru Hanindyo Tersangka TPPU, Sita Sejumlah Asetnya

Penulis : Ilham Oktafian
29 Apr 2025 | 16:43 WIB
BAGIKAN
Heru Hanindyo (kanan) saat menjalani sidang pembacaan tuntutan di Pengadilan Tipikor, dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi vonis bebas pembunuhan, Ronald Tannur tahun 2024. (Foto: ANTARA/Fauzan/YU)
Heru Hanindyo (kanan) saat menjalani sidang pembacaan tuntutan di Pengadilan Tipikor, dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi vonis bebas pembunuhan, Ronald Tannur tahun 2024. (Foto: ANTARA/Fauzan/YU)

JAKARTA, investor.id – Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan Hakim nonaktif PN Surabaya, Heru Hanindyo sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Heru menyusul Zarof Ricar yang sebelumnya sudah jadi tersangka. Heru pun harus merelakan asetnya disita.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Harli Siregar mengatakan, kasus yang menjerat Heru terjadi pada 2020-2024. Hal tersebut terjadi saat Heru menjadi hakim PN Surabaya. 

"Jadi, terkait dengan hal tersebut bahwa penyidik sebelum menetapkan tersangka, tentu melihat ada nexus di situ," kata Harli kepada wartawan Selasa (29/4/2025).

ADVERTISEMENT

Menurut Harli, kasus TPPU tersebut terungkap saat penyidik menelusuri kasus vonis bebas Gregorius Ronald Tannur.

Dalam kasus itu, Kejagung juga turut menjerat Zarof Ricar yang menjadi makelar kasus di Mahkamah Agung (MA).

Harli mengungkapkan, pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi untuk memperkuat penyidikan kasus tersebut. Kejagun pun turut menyita sejulah aset milik Heru. 

"Selain menetapkan yang bersangkutan sebagai tersangka, juga melakukan berbagai kegiatan pemblokiran terhadap beberapa aset yang dilakukan oleh penyidik," katanya.

Disampaikan Harli, penyidik saat ini tengah melakukan pemeriksaan dan pemanggilan terhadap saksi-saksi untuk melengkapi berkas perkara.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 2 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 2 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 3 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 3 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 4 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia