DPR Ingatkan BPJS Kesehatan Bisa Defisit Rp 20 Triliun akibat Kenaikan Peserta Nonaktif
JAKARTA, investor.id - Wakil Ketua Komisi IX DPR Yahya Zaini menyoroti jumlah peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) nonaktif yang meningkat dari tahun ke tahun. Peningkatan jumlah non aktif ini diperkirakan menyebabkan BPJS Kesehatan berpotensi defisit hingga Rp20 Triliun.
Diketahui, jumlah peserta JKN nonaktif per Maret 2025 mencapai 56,8 juta peserta. Jumlah tersebut meningkat dibanding tahun 2024 dimana ada 55,4 juta peserta JKN nonaktif. Artinya ada kenaikan 1,4 juta peserta nonaktif.
Menurut Yahya, BPJS Kesehatan harus menyikapi hal tersebut secara serius. Pasalnya, dari 56,8 juta peserta JKN nonaktif, mengakibatkan potensi defisit hingga Rp20 triliun.
"Ini harus serius ditangani oleh BPJS Kesehatan. Sebab berpengaruh terhadap pendapatan BPJS Kesehatan. Sekarang potensi defisit sekitar Rp20 triliun," ujar Yahya saat dihubungi Selasa (13/5/2025).
Yahya menjelaskan, jumlah peserta JKN nonaktif dikelompokkan menjadi dua kategori. Yakni peserta yang enggan membayar dan tak mampu membayar. Dia meminta BPJS membuat langkah jitu untuk menangani dua kelompok tersebut. Tujuannya, agar defisit BPJS tak makin membengkak.
"Saya mengusulkan bagi mereka yang benar-benar tidak mampu supaya diputihkan saja. Supaya tidak jadi beban," ungkapnya.
Sebelumnya, Kementerian Kesehatan mengungkap jumlah peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) nonaktif per Maret 2025 mencapai 56,8 juta peserta.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenkes Kunta Wibawa Dasa Nugraha mengatakan apabila jumlah peserta nonaktif yang menunggak bertambah, hal tersebut memicu beban bagi Kementerian Kesehatan.
Kunta khawatir, beban tersebut berdampak pada kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang masih aktif dalam JKN.
Editor: Maswin
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






