Jumat, 15 Mei 2026

Haedar Nashir: Pancasila Harus Jadi Kompas Ideologi dan Etika Bernegara

Penulis : Chandra Adi Nurwidya
1 Jun 2025 | 13:44 WIB
BAGIKAN
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir

“Muhammadiyah mengunci sikap dasar itu dalam dokumen resmi Negara Pancasila Darul Ahdi Wasyahadah,” tegasnya. 

Di tengah tantangan global dan konflik geopolitik, Haedar menyatakan bahwa Pancasila harus tampil sebagai kekuatan pemersatu bangsa, termasuk dalam solidaritas terhadap Palestina dan penolakan terhadap segala bentuk agresi dan penjajahan.

“Sila keempat dalam Pancasila sama pentingnya dalam berbangsa dan bernegara, termasuk dalam berpolitik dan berdemokrasi. Bagaimana nilai Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan. Menurut sejumlah ahli dan praktik di kehidupan nyata, politik dan demokrasi Indonesia sudah sangat liberal,” papar Haedar.

ADVERTISEMENT

Ia menyayangkan kondisi politik yang pragmatis, oportunistik, dan manipulatif, termasuk akal-akalan terhadap konstitusi dan hukum yang disesuaikan demi kepentingan kelompok tertentu. Kondisi ini, menurutnya, telah menjauhkan semangat Sila Keempat dan Kelima Pancasila.

“Selain itu, kesenjangan sosial dan kemiskinan juga masih menjadi realitas di negeri ini. Sementara oligarki politik dan oligarki ekonomi makin menyatupadu kehidupan kebangsaan dan kenegaraan di Republik ini. Jelas hal itu tidaklah sejalan dengan Sila Kelima Pancasila, yakni Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia,” ungkap Haedar.

Ia mengingatkan kembali pesan Bung Karno dalam pidatonya pada 1 Juni 1945 bahwa Indonesia adalah negara untuk semua, bukan untuk satu orang atau satu golongan.

Lebih lanjut, Haedar mendorong pemanfaatan sumber daya alam demi kepentingan rakyat banyak, dan menolak simbolisasi Pancasila yang hanya bersifat seremonial tanpa implementasi nyata.

“Karenanya Pancasila jangan terus dislogankan, diteriakkan, disimbolisasikan, dan apalagi dikeramatkan dengan gempita. Pancasila tidak untuk disakralkan dan diglorifikasi dengan paham puritan dan fanatik buta, yang melahirkan pandangan ultranasionalisme, tanpa perwujudan di dunia nyata dalam praktik kehidupan berbangsa dan bernegara,” tegas Haedar.

Ia menekankan pentingnya seluruh pemimpin negara dan elemen bangsa mengamalkan Pancasila secara nyata dalam setiap kebijakan dan perilaku.

Baca juga: 

“Pancasila akan kehilangan makna jika hanya dijadikan slogan atau simbol tanpa pelaksanaan nyata. Oleh karena itu, Muhammadiyah mengajak seluruh komponen bangsa, khususnya generasi muda, untuk menjadikan Pancasila sebagai inspirasi etika dan aksi kolektif,” tambah Haedar.

Haedar mengajak masyarakat untuk terus menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam tindakan nyata, bukan sekadar retorika.

“Jangan sampai Pancasila digelorakan menjadi salam tanpa makna dan berhenti menjadi kebanggaan semu dalam kehidupan berbangsa bernegara,” tutup Haedar.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 37 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 47 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 9 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia