Jumat, 15 Mei 2026

KPK Sita Aset Senilai Rp 3 Miliar Terkait Kasus Dana Hibah Jatim

Penulis : Muhammad Aulia Rahman
17 Jun 2025 | 13:37 WIB
BAGIKAN
Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Budi Prasetyo saat memberikan keterangan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (5/6/2025). (Foto: ANTARA/ Rio Feisal)
Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Budi Prasetyo saat memberikan keterangan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (5/6/2025). (Foto: ANTARA/ Rio Feisal)

JAKARTA, investor.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita aset tanah dan bangunan terkait kasus pengurusan dana hibah pokmas dari APBD Jawa Timur (Jatim) tahun anggaran 2021-2022. Aset senilai Rp 3 miliar tersebut diduga hasil dari korupsi pengurusan dana hibah.

"Penyidik melakukan penyitaan terhadap satu bidang tanah dan bangunan senilai Rp 3 miliar yang diduga sumber dananya berasal dari hasil tindak pidana korupsi pengurusan dana hibah pokmas," kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, Selasa (17/6/2025).

KPK juga meminta keterangan dari sejumlah saksi terkait kasus itu, pada Senin (16/6/2025). Para saksi merupakan wiraswasta, Ahmad Zakki (AZ) dan swasta, Kusriyanto. KPK mendalami seputar pengalokasian dana hibah serta fee yang diduga diminta tersangka.

ADVERTISEMENT

Saksi lain yang juga dimintai keterangan yakni, pimpinan PT Maju Global Motor; karyawan swasta, Faryel Vivaldi (FV); Ketua Yayasan Harakah Annajah Surabaya, Saifudin (S); dan pimpinan BCA Finance Surabaya.

Dari pemeriksaan anggota DPRD Nganjuk, Basori (B), KPK mendalami dugaan permintaan uang oleh tersangka untuk pengajuan dana pokmas. Lalu dari anggota DPRD Jatim, M H Rofiq (R) KPK mendalami proses pengajuan dana pokmas di DPRD provinsi. 

"Pemeriksaan dilakukan di Kantor Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Timur," ujar Budi.

Diketahui, KPK terus mengembangkan kasus dugaan suap pengurusan dana hibah untuk kelompok masyarakat dari APBD Jawa Timur tahun anggaran 2019-2022. Lewat pengembangan ini, KPK menetapkan 21 orang sebagai tersangka.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia