DPR Minta Aparat Hukum Usut Aliran Dana TPPU Zarof Ricar saat Masih di MA
JAKARTA, investor.id - Anggota DPR RI Komisi III dari Fraksi PKS, Adang Daradjatun meminta aparat penegak hukum terus menelusuri aliran dana tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang dilakukan mantan pejabat Mahkamah Agung (MA) Zarof Ricar.
Menurut Adang, kendati Zarof sudah divonis 16 tahun penjara, Kejaksaan Agung (Kejagung) belum mengungkap jejak TPPU yang dilakukan selama masih menjadi pejabat di MA. Karenanya, hal itu harus tetap diusut.
“Yang saya harapkan pencucian uangnya diuber lagi, cari tuh duit sampai di mana sebanyak mungkin yang diprediksi sekian triliun, ya usahakan semaksimal mungkin sekian triliun itu bisa diambil kembali untuk bangsa dan negara,” katanya di Komplek DPR/MPR pada Kamis (19/6/2025).
Adang kemudian menyinggung rasa keadilan di masyarakat apabila aliran TPPU Zarof tak diusut tuntas. Dia pun kembali menekankan TPPU tersebut harus diungkap ke publik.
Adapun terkait vonis yang dijatuhkan hakim, Adang enggan menanggapi karena menuturnya hal tersebut merupakan kewenangan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
“Saya tidak bisa bilang sebanding atau tidak ya, karena apapun juga di pengadilan kan pembuktian yang paling penting,” kata Adang.
Sebelumnya, mantan pejabat Mahkamah Agung (MA) Zarof Ricar dijatuhi vonis 16 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat pada Rabu (18/6/2025). Vonis ini lebih ringan dibanding tuntutan jaksa penuntut umum (JPU), yaitu 20 tahun penjara dalam perkara suap pembebasan Ronald Tannur.
Ketua majelis hakim Rosihan Juhriah Rangkuti menyatakan, aspek kemanusiaan menjadi pertimbangan utama dalam pemberian hukuman yang lebih ringan.
Editor: Maswin
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






