Jumat, 15 Mei 2026

DPR Minta Aparat Hukum Usut Aliran Dana TPPU Zarof Ricar saat Masih di MA

Penulis : Ilham Oktafian
19 Jun 2025 | 15:28 WIB
BAGIKAN
Anggota Komisi III DPR RI Adang Daradjatun di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (19/6/2025). ANTARA/Melalusa Susthira K
Anggota Komisi III DPR RI Adang Daradjatun di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (19/6/2025). ANTARA/Melalusa Susthira K

JAKARTA, investor.id - Anggota DPR RI Komisi III dari Fraksi PKS, Adang Daradjatun meminta aparat penegak hukum terus menelusuri aliran dana tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang dilakukan mantan pejabat Mahkamah Agung (MA) Zarof Ricar.

Menurut Adang, kendati Zarof sudah divonis 16 tahun penjara, Kejaksaan Agung (Kejagung) belum mengungkap jejak TPPU yang dilakukan selama masih menjadi pejabat di MA. Karenanya, hal itu harus tetap diusut. 

“Yang saya harapkan pencucian uangnya diuber lagi, cari tuh duit sampai di mana sebanyak mungkin yang diprediksi sekian triliun, ya usahakan semaksimal mungkin sekian triliun itu bisa diambil kembali untuk bangsa dan negara,” katanya di Komplek DPR/MPR pada Kamis (19/6/2025).

ADVERTISEMENT

Adang kemudian menyinggung rasa keadilan di masyarakat apabila aliran TPPU Zarof tak diusut tuntas. Dia pun kembali menekankan TPPU tersebut harus diungkap ke publik.

Adapun terkait vonis yang dijatuhkan hakim, Adang enggan menanggapi karena menuturnya hal tersebut merupakan kewenangan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

“Saya tidak bisa bilang sebanding atau tidak ya, karena apapun juga di pengadilan kan pembuktian yang paling penting,” kata Adang. 

Sebelumnya, mantan pejabat Mahkamah Agung (MA) Zarof Ricar dijatuhi vonis 16 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat pada Rabu (18/6/2025). Vonis ini lebih ringan dibanding tuntutan jaksa penuntut umum (JPU), yaitu 20 tahun penjara dalam perkara suap pembebasan Ronald Tannur.

Ketua majelis hakim Rosihan Juhriah Rangkuti menyatakan, aspek kemanusiaan menjadi pertimbangan utama dalam pemberian hukuman yang lebih ringan.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 8 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia