Jumat, 15 Mei 2026

Usut Korupsi ASDP, KPK Sita 5 Mobil Mewah dan Senjata Api  

Penulis : Yustinus Patris Paat
24 Jun 2025 | 21:05 WIB
BAGIKAN
Jubir KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (16/5/2025). (Foto: Yustinus Patris Paat)
Jubir KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (16/5/2025). (Foto: Yustinus Patris Paat)

JAKARTA, investor.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah aset berupa barang mewah hingga senjata api saat menggeledah rumah di kawasan Jakarta Selatan, Senin (23/6/2025) malam. Giat ini merupakan lanjutan pengusutan dugaan korupsi  dalam proses kerja sama usaha (KSU) dan akuisisi oleh PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Tahun 2019-2022.

"Tim KPK melakukan penggeledahan terhadap 2 rumah yang berlokasi di Jakarta Selatan. Penggeledahan ini terkait dengan Penyidikan Perkara ASDP yang masih berjalan," ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo dalam keterangannya, Selasa (24/6/2025). 

Budi mengatakan, dari hasil penggeledahan tersebut, penyidik KPK menyita 5 kendaraan mewah, yaitu Lexus 2 unit, Maybach 1 unit, Alphard 1 unit, dan Xpander 1 unit.

ADVERTISEMENT

"Selain kendaraan, penyidik juga menyita senjata api laras pendek dan panjang kaliber 32. Kemudian Penyidik juga melakukan pemasangan tanda penyitaan terhadap rumah dan bidang tanah yang berlokasi di Pondok Indah, Jakarta Selatan," tandas Budi.

Dalam kasus korupsi ASDP ini, KPK telah menetapkan empat orang sebagai tersangka, yakni Bos PT Jembatan Nusantara Group bernama Adjie; Direktur Utama PT ASDP Ira Puspadewi; Direktur Perencanaan dan Pengembangan PT ASDP periode Juni 2020-sekarang Harry Muhammad Adhi Caksono; dan Direktur Komersial dan Pelayanan PT ASDP Muhammad Yusuf Hadi. Para tersangka sudah dicegah ke luar negeri. 

KPK juga sudah menyita delapan aset bernilai fantastis, termasuk tiga rumah mewah di Surabaya senilai Rp 500 miliar terkait dugaan korupsi ASDP ini. Total nilai aset yang disita sejauh ini mencapai Rp 1,2 triliun.

“Penyitaan dilakukan terhadap delapan bidang tanah dan bangunan. Tiga di antaranya adalah rumah di komplek elite Surabaya dengan nilai sekitar Rp 500 miliar,” ujar Budi Prasetyo, Sabtu (24/5/2025).

Selain rumah mewah, KPK juga menyita, uang tunai sekitar Rp 200 juta, perhiasan senilai Rp 800 juta, jam tangan mewah bertabur berlian, dan cincin berlian eksklusif. Semua barang bukti ini ditemukan saat penggeledahan di dua lokasi di Surabaya dan sekitarnya terkait kasus korupsi di ASDP. 

“Seluruh aset yang disita diduga berasal dari tindak pidana korupsi dan akan dirampas untuk pemulihan kerugian negara,” jelas Budi.

Kerugian negara akibat kasus ini ditaksir mencapai Rp 893 miliar. KPK mengindikasikan jumlah tersebut masih bisa bertambah seiring penyidikan.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 49 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia