Hendak Ungkap Misteri Rapat Mei 2020, Kejagung Cegah Nadiem ke Luar Negeri
JAKARTA, investor.id - Kejaksaan Agung (Kejagung) mengajukan cegah ke luar negeri terhadap mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim per Juni 2025 hingga enam bulan ke depan. Kejagung hendak memastikan penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dapat berjalan lancar.
Kejagung hendak mendalami pengetahuan Nadiem terkait pengadaan laptop Chromebook tersebut termasuk rapat yang berlangsung awal Mei 2020 yang memutuskan Chromebook sebagai pilihan, dengan anggaran Rp 9,9 triliun.
Rapat ini menjadi perhatian Kejagung mengingat beberapa waktu kemudian diputuskan untuk menjalankan pengadaan laptop Chromebook. Padahal, Chromebook dinilai tidak efektif berdasarkan kajian teknis yang dilakukan April 2020.
"Ada hal yang sangat penting didalami oleh penyidik dalam kaitan dengan rapat pada bulan Mei 2020. Kita tahu bahwa sebenarnya kajian teknis itu sudah dilakukan sejak bulan April lalu pada akhirnya diubah di bulan kalau enggak salah di bulan Juni atau Juli," ujar Harli.
Sebelum ada perubahan itu, terjadi rapat pada awal Mei 2020. Hal ini yang bakal didalami lebih lanjut oleh penyidik. Tak hanya itu, andil tiga staf khusus (stafsus) dari Nadiem Makarim ketika menjabat Mendikbudristek dalam pengadaan ini juga terus didalami penyidik.
"Siapa yang berperan terkait ini sehingga ada perubahan antara kajian awal dengan review terhadap kajian itu, sehingga Chromebook dipilih menjadi sistem dalam pengadaan ini. Ini yang akan terus didalami," ungkap Harli.
Selain Nadiem, Kejagung juga telah mencegah sejumlah staf khusus Nadiem di Kemendikbudristek untuk bepergian ke luar negeri. Cegah dinilai perlu agar mereka dapat tetap berada di Indonesia jika keterangan mereka dibutuhkan penyidik.
"Manakala keterangan-keterangan yang bersangkutan itu dibutuhkan tentu ini prosesnya akan lebih cepat," kata Kapuspenkum Kejagung, Harli Siregar di kantor Kejagung, Jakarta, Senin (30/6/2025).
Kejagung menekankan pemberlakukan cegah terhadap Nadiem memiliki urgensi tersendiri. Penyidik berkeyakinan penanganan kasus ini dapat berjalan lancar jika cegah diberlakukan.
"Bahwa sejauh mana urgensi keterangan-keterangan itu saya kira itu bisa menjadi bagian wilayah dari penyidikan, dan pada saatnya nanti akan diformulasikan sedemikian rupa sesuai fakta-fakta yang ditemukan dari berbagai keterangan," ujar Harli.
Disampaikan Harli, hingga saat ini penyidik Kejagung telah memeriksa sekitar 40 saksi dalam kasus ini. Dari keterangan para saksi, pihaknya akan segera menyimpulkan terkait siapa saja pihak-pihak yang dapat diproses hukum atas dugaan korupsi tersebut.
Sementara itu, Nadiem Makarim menjalani pemeriksaan sebagai saksi oleh tim penyidik Kejaksaan Agung, Senin (23/6/2025). Total ada sekitar 31 pertanyaan yang diajukan penyidik kepadanya seputar kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dalam proyek digitalisasi pendidikan pada Kemendikbudristek periode 2019-2022.
Editor: Maswin
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler





