DPR Bentuk Panja untuk Rampungkan Pembahasan RUU KUHAP Tahun Ini.
JAKARTA, investor.id – Komisi III DPR segera membentuk panitia kerja (panja) untuk membahas Rancangan Undang-Undang tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (RUU KUHAP). Nantinya, panja tersebut bakal diketuai oleh Habiburokhman.
“Ketuanya tetap, Ketua Komisi III Habiburokhman,” ujar anggota Komisi III DPR RI Rikwanto kepada wartawan di Komplek DPR/MPR pada Selasa (8/7/2025).
Menurut Rikwanto Panja RUU KUHAP masih dalam tahap penyusunan. Setelah tersusun, nantinya bakal ditentukan jadwal pembahasan RUU KUHAP tersebut bersama pemerintah.
“Jadi DIM-nya dari pemerintah sudah, kemudian kita sinkronisasi, kemudian kita langsung buat panja. Setelah terbentuk, di-acc oleh Komisi III semuanya,” katanya.
Rikwanto memastikan, RUU KUHAP tersebut bakal rampung paling lambat hingga akhir tahun 2025. Alasannya, RUU tersebut harus mulai berlaku per 1 Januari 2026. Dia optimis bakal menuntaskan pembahasan RUU tersebut.
“KUHAP-nya berlaku di awal tahun 2026, jadi KUHAP-nya harus jadi,” katanya.
Sebelumnya, Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menggelar rapat kerja terkait pembahasan awal Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Hukum Acara Pidana.
Agenda ini menjadi langkah awal penting dalam proses legislasi guna memperbarui hukum acara pidana nasional yang lebih adaptif terhadap perkembangan hukum dan kebutuhan masyarakat.
Editor: Maswin
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






