Jumat, 15 Mei 2026

Kejar Target, Komisi III dan Pemerintah Rapat Maraton Bahas RUU KUHAP

Penulis : Ilham Oktafian
9 Jul 2025 | 19:07 WIB
BAGIKAN
Ketua Komisi III DPR Habiburokhman di gedung DPR, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 24 Maret 2025. (Foto: Yustinus Patris Paat)
Ketua Komisi III DPR Habiburokhman di gedung DPR, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 24 Maret 2025. (Foto: Yustinus Patris Paat)

JAKARTA, investor.id – Komisi III DPR optimisits pembahasan Rancangan Undang-Undang tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) bakal rampung pada akhir masa sidang. Karena itu, Komisi III DPR akan menggelar rapat maraton dengan pemerintah agar target tersebut tercapai.

Ketua Komisi III DPR Habiburokhman menyampaikan hal itu menanggapi pertanyaan sejumlah pertanyaan media terkait pembahasan RUU KUHAP. 

Mulai hari ini, Rabu (9/7/2025) Komisi III sudah menggelar rapat bersama pemerintah. Dikatakannya, klaster pertama RUU KUHAP yang memuat penyempurnaan prosedur pemeriksaan, penahanan, dan upaya paksa lainnya hampir selesai.

ADVERTISEMENT

Namun, hal tersebut urung terjadi lantaran dirinya tak ingin memaksakan tenaga anggota dewan yang membahas RUU tersebut.

“Hari ini aja kan sebetulnya kawan-kawan mau lanjut tapi saya lihat sudah lelah dan masih nanggung karena satu kluster yang akan dibahas,” katanya kepada wartawan di Komplek DPR/MPR pada Rabu (9/7/2025).

“Jadi kalau kita paksakan bisa sampai jam 1 atau jam 2 malam. Jadi nggak apa-apa kita lanjutkan besok,” imbuh Habiburokhman. 

Habiburokhman mengaku senang anggota Komisi III antusias membahas RUU ini. Apalagi, pembahasan dengan pemerintah langsung pada hal substansial.

Dia pun optimistis RUU tersebut bakal rampung sesuai rencana yakni di akhir masa sidang dan bakal mulai berlaku per 1 Januari 2026.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia